Penampakan Beragam Kostum Unik Peserta Jogja Run D-City 2026

Penampakan Beragam Kostum Unik Peserta Jogja Run D-City 2026

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 24 Mei 2026 06:34 WIB
Peserta asal Bandung, Fitri (55), saat mengenakan kostum Papua untuk mengikuti Jogja Run D-City, Minggu (24/5/2026).
Peserta asal Bandung, Fitri (55), saat mengenakan kostum Papua untuk mengikuti Jogja Run D-City, Minggu (24/5/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Jogja -

Event Jogja Run D-City 2026 yang digelar hari ini dengan titik start di Gelanggang Inovasi dan Kreatif (GIK) UGM berlangsung meriah. Sejumlah peserta tampak mengenakan beragam kostum unik. Berikut penampakannya.

Kostum Dayak dari Pasuruan

Peserta berkostum unik, Bagus Setiawan (31) asal Pasuruan, Jawa Timur, ikut dalam kelas 5K Jogja Run D-City dengan mengenakan kostum Dayak. Ia berangkat dari Pasuruan ke Jogja naik motor.

"Ini saya pakai kostum Dayak Landak, Kalimantan. (Saya) Bukan asli sana, tapi suka kebudayaan, dan ini (kostum) bikin sendiri," katanya kepada detikJogja, Minggu (24/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lumayan susah, berat di kepala dan kaki tapi tidak masalah," sambungnya.

Meski ada kesulitan saat lari mengenakan kostum tersebut, Bagus tidak mempermasalahkannya. Ia berharap lolos sebagai pemenang dengan kategori kostum unik.

ADVERTISEMENT
Peserta berkostum unik, Bagus Setiawan (31) saat berpose sebelum start, Minggu (24/5/2026).Peserta berkostum unik, Bagus Setiawan (31) saat berpose sebelum start, Minggu (24/5/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja.

Kostum Papua dari Bandung

Peserta lain, Fitri (55) rela jauh-jauh dari Bandung untuk mengikuti event Jogja Run D-City 2026. Dia tampil unik dengan mengenakan kostum baju adat Papua untuk berlari.

Fitri dan suaminya baru tiba di Stasiun Lempuyangan sekitar pukul 03.30 WIB tadi. Dia lantas menuju hotel terdekat.

"Saya dari Bandung sama suami sampe sekitar jam setengah 3 tadi," ucapnya, Minggu

Fitri dengan nomor peserta 3283 di event lari 5K itu tampak mengenakan outfit baju adat Papua lengkap dengan hiasan kepalanya.

"Saya pengin aja pakai kostum ini. Sudah biasa pakai kostum kalau lari," jelasnya.

Alasannya mengikuti event lari ini, kata Fitri, karena dirinya dan suaminya senang berlari di Jogja. Dia menilai, masyarakat Jogja ramah, banyak lokasi sejarah, dan jarang terdengar klakson.

Peserta asal Bandung, Fitri (55), saat mengenakan kostum Papua untuk mengikuti Jogja Run D-City, Minggu (24/5/2026).Peserta asal Bandung, Fitri (55), saat mengenakan kostum Papua untuk mengikuti Jogja Run D-City, Minggu (24/5/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

Kostum Upin dari Sleman

Ada pula peserta yang mengenakan kostum Upin, yaitu Malika (15) asal Sleman, DIY.

Kostum yang dikenakan Malika berwarna kuning dengan huruf U berukuran jumbo di depan. Di belakang kausnya tampak gambar karakter Upin mengacungkan jempolnya dengan tulisan "sahabat selamanya".

Dia mengatakan, dirinya memilih kostum Upin karena dirasa simpel untuk event lari kategori 5K. Dia menilai kostum tersebut juga nyaman untuk lari.

"Kostumnya simpel, nyaman, dan enak aja kalau dipakai, nggak ganggu buat lari," ujar Malika.

Malika dan Atha dengan kostum uniknya saat mengikuti Jogja Run D-City di GIK UGM, Minggu (24/5/2026).Malika dan Atha dengan kostum uniknya saat mengikuti Jogja Run D-City di GIK UGM, Minggu (24/5/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

Tentang Jogja Run D-City

Perlu diketahui, Jogja Run D-City digelar pada Minggu, 24 Mei 2026. Peserta start dari Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pukul 05.30 untuk kategori 10K dan pukul 05.45 untuk kategori 5K.

Jogja Run D-City juga menjadi bagian dari Jogja Financial Festival yang berlangsung pada 22-24 Mei 2026 di Jogja Expo Center. Festival tersebut menghadirkan berbagai acara seperti Business Talks, Financial Class, stand up comedy, hingga penampilan musik dari Ndarboy Genk, Juicy Luicy, dan Ari Lasso.



(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads