Hiii! Ular Piton 3 Meter Gigit Petugas Damkar di Bumijo Jogja

Hiii! Ular Piton 3 Meter Gigit Petugas Damkar di Bumijo Jogja

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Minggu, 19 Apr 2026 17:10 WIB
Ular piton sepanjang 3 meter dievakuasi dari halaman rumah warga Kampung Jenggotan, Bumijo, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (18/4) malam.
Evakuasi ular piton 3 meter di Kampung Jenggotan, Bumijo, Jetis, Kota Jogja, Sabtu (18/4/2026) malam. Foto: Dok. Damkarmat Kota Jogja
Jogja -

Ular piton sepanjang 3 meter ditemukan di halaman rumah warga Kampung Jenggotan, Bumijo, Jetis, Jogja. Ular itu sempat menggigit jari tangan petugas Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja yang mengevakuasinya.

Kepala Seksi Operasional Penyelamatan dan Penanganan Bahan Berbahaya dan Beracun Damkarmat Kota Jogja, Danarto Setyo Pambudi, menjelaskan proses evakuasi ular jenis Python Morph Tiger Platinum itu dilakukan pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 20.47 WIB.

"Awalnya keponakan pelapor sekitar pukul 20.30 WIB pergi ke belakang rumah yang ada kebunnya. Saat berjalan, kakinya seperti menginjak sesuatu, ternyata ekor ular," kata Danar saat dihubungi detikJogja, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisinya di luar rumah, di kebun, di sekitar tumpukan kayu. Ularnya masih ada di situ saat kami datang," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Danar menjelaskan, petugas kemudian mengevakuasi ular piton tersebut. Ia menyebut, kemunculan ular di lokasi itu tergolong baru pertama kali terjadi.

"Panjangnya sekitar 2,5 sampai 3 meter. Kalau di daerah itu baru pertama kali. Tapi memang akhir-akhir ini cukup sering ada laporan ular atau biawak muncul," jelasnya.

Dalam proses evakuasi, Danar menjelaskan, salah seorang petugas sempat tergigit ular. Namun, luka yang dialami tidak serius.

"Sempat kena gigitan sedikit, tapi tidak apa-apa. Ular piton tidak berbisa, tapi membunuh dengan cara melilit," kata dia.

Setelah diamankan, ular tersebut dibawa ke kantor Damkar. Selanjutnya, ular itu akan diserahkan kepada komunitas pecinta reptil atau pihak kebun binatang untuk penanganan lebih lanjut.

"Kita kan kerja sama sama pecinta reptil. Kalau nggak kita juga kerja sama juga sama Kebun Bianatang Gembira Loka," pungkasnya.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads