Eks Kader PAN Ramai-ramai Merapat ke PPP Sleman

Eks Kader PAN Ramai-ramai Merapat ke PPP Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 19 Apr 2026 14:51 WIB
Deklarasi eks kader PAN Sleman masuk ke PPP Sleman, Minggu (19/4/2026).
Deklarasi eks kader PAN Sleman masuk ke PPP Sleman, Minggu (19/4/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Sleman -

Sejumlah tokoh dan kader eks Partai Amanat Nasional (PAN) serta sebagian dari Partai Ummat mendeklarasikan diri bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sleman. Mereka menargetkan PPP bisa membentuk satu fraksi di DPRD Sleman pada Pemilu mendatang.

Ketua panitia deklarasi, Dodik Ariyanto, mengatakan pihaknya datang bukan sebagai 'gerbong kosong'. Menurutnya, para kader yang bergabung merupakan pengurus inti di partai sebelumnya.

"Kami yang hadir di sini bukan gerbong kosong. Kami di partai lama sudah menduduki jabatan strategis, dari ketua, bendahara, sekretaris, hingga ketua cabang dan ranting," kata Dodik kepada wartawan usai deklarasi di Jombor, Sleman, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, perpindahan ini bukan keputusan mendadak. Komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk senior partai, telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

"Ini bukan ndadak. Kami sudah beberapa bulan berinteraksi dan berkoordinasi. Hari ini kami bertekad hijrah dan menjadikan PPP sebagai rumah baru," ujarnya.

Dodik menambahkan, alasan utama bergabung ke PPP adalah kesamaan visi dan misi serta keinginan mencari tantangan baru. Ia menilai peluang kader untuk maju sebagai anggota legislatif di PPP masih terbuka lebar.

"Jadi ini paling pokok soal kesamaan visi dan misi. Di PPP ini peluangnya masih besar. Target minimal satu fraksi, artinya butuh empat kursi. Kami optimistis bisa membantu memenuhi target itu," ucapnya.

Ia juga menyebut sejumlah nama dari eks kader PAN yang disiapkan untuk maju, seperti Aris Suranto di dapil 1 dan Nurhidayat di dapil 3 yang telah berpengalaman sebagai anggota dewan.

"Insyaallah kalau diberi kemudahan, target enam kursi bisa kita raih," tambahnya.

Ketua DPC PPP Sleman Untung Basuki Rahmat menyambut baik bergabungnya para kader tersebut. Ia menilai hal ini menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan terhadap PPP.

"Pertama kami ucapkan terima kasih. Ini berarti PPP semakin dipercaya dan ini menambah kekuatan untuk kembali ke masa kejayaannya," kata Untung.

Ia menyebut target satu fraksi merupakan target minimal. PPP Sleman, kata dia, menargetkan seluruh daerah pemilihan (dapil) bisa terisi kursi.

"Target rasionalnya semua dapil terisi. Dengan begitu kami bisa lebih berperan, termasuk dalam Pilkada nanti," ujarnya.

Untung optimistis tambahan kader ini akan signifikan karena mereka memiliki basis massa yang jelas.

"Kalau mereka bisa mengembalikan separuh suara yang dulu saja, itu sudah cukup untuk mengisi kursi di semua dapil. PPP itu sebenarnya punya modal suara, hanya kurang sedikit," katanya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya masih menunggu tambahan kader lain dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh masyarakat yang akan segera bergabung.

"Kami targetkan total sekitar 200 orang. Saat ini sudah sekitar 120, masih menunggu sekitar 80 lagi," ujarnya.

Untung menegaskan PPP terbuka bagi semua kalangan tanpa membedakan latar belakang.

"Kami membuka diri untuk semua golongan. Sleman ini miniatur Indonesia, jadi semua elemen masyarakat kami ajak bergabung," ujarnya.

Dalam deklarasi tersebut, sejumlah tokoh senior eks PAN juga turut bergabung, di antaranya Sadar Narimo, Nurhidayat dan Aris Suranto. Mereka diharapkan mampu memperkuat basis suara PPP di Sleman pada Pemilu mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Sleman R Inoki Azmi P saat dikonfirmasi soal banyaknya kader PAN yang merapat ke PPP hanya menanggapi singkat.

"Insyaallah PAN di Sleman tambah besar, kompak, dan kuat," kata Inoki.




(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads