30 Huruf Hijaiyah Lengkap dengan Cara Baca dan Tanda Bacanya, Yuk Belajar!

Khofifah Azzahro - detikJogja
Kamis, 16 Apr 2026 14:10 WIB
Huruf hijaiyah. (Foto: Gemini AI)
Jogja -

Huruf hijaiyah merupakan huruf alfabet yang berasal dari Arab. Al-Quran yang merupakan kitab umat Islam juga diturunkan menggunakan huruf hijaiyah. Meski begitu, Al-Quran bukan berarti hanya ditujukan bagi orang-orang Arab saja, namun juga bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.

Al-Quran adalah kitab suci bagi umat Islam, oleh karena itu, membaca Al-Quran tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Al-Quran memiliki aturan tersendiri untuk membaca dan melantunkan ayat-ayat yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah dengan cara memperhatikan cara membacanya.

Huruf hijaiyah dan cara bacanya memiliki aturan yang berbeda dengan terminologi abjad. Oleh karena itu, berikut telah dirangkum huruf hijaiyah beserta tanda baca dan cara membacanya oleh detikJogja dari buku 'Panduan Bahasa Arab Lengkap untuk Pemula' yang diterbitkan oleh Bahasa dan Sastra IAIN Surakarta dan buku 'Metode Insani: Kunci Praktis Membaca Alquran Baik dan Benar' karya Otong Surasman.

Huruf Hijaiyah Lengkap

Huruf hijaiyah adalah kunci dasar yang harus dikuasai agar mampu membaca Al-Qur'an. Huruf hijaiyah yang digunakan oleh umat islam berjumlah 30, Berikut adalah urutan lengkap huruf hijaiyah:

  1. ا (alif)
  2. ب (ba)
  3. ت (ta)
  4. ث (tsa)
  5. ج (jim)
  6. ح (ha)
  7. خ (kho)
  8. د (dal)
  9. ذ (dzal)
  10. ر (ro)
  11. ز (zay)
  12. س (sin)
  13. ش (syin)
  14. ص (shod)
  15. ض (dhof)
  16. ط (tho)
  17. ظ (dzho)
  18. ع ('ain)
  19. غ (ghoin)
  20. ف (fa)
  21. ق (qof)
  22. ك (kaf)
  23. ل (lam)
  24. م (mim)
  25. ن (nun)
  26. هـ (haa)
  27. و (waw)
  28. ي (ya)
  29. ء (hamzah)
  30. لا (lam alif)

Tanda Baca Huruf Hijaiyah

Tanda baca yang digunakan dalam huruf hijaiyah dikenal dengan sebutan harakat. Secara harfiah, harakat berarti gerakan, namun dalam konteks ini artinya adalah tanda baca yang menandai huruf agar dapat terbaca.

Tanda baca perlu untuk dikuasai karena merupakan panduan dasar sebelum mulai membaca Al-Quran. Berikut adalah beberapa tanda baca beserta contohnya yang perlu untuk dipahami:

1. Harakat Fathah

Harakat fathah berbentuk garis sedikit miring yang terletak di atas huruf hijaiyah ( ﹷ ). Adapun, bunyi dari tanda baca fathah adalah "a". Contohnya yaitu, a (اَ), ba (بَ), ta (تَ), dan tsa (ثَ).

2. Harakat Kasroh

Harakat kasroh berbentuk garis sedikit miring seperti fathah, namun terletak di bawah huruf hijaiyah ( ِ- ). Adapun, bunyi dari tanda baca kasroh adalah "i". Contohnya yaitu, ji (ج ِ), hi (حِ), khi (خ ِ), di (دِ).

3. Harakat Dhommah

Harakat dhommah berbentuk seperti huruf "waw" kecil yang terletak di atas huruf hijaiyah ( ُ- ). Adapun, bunyi dari tanda baca dhommah adalah "u". Contohnya yaitu, dzu (ذُ), ru (رُ), zu ( زُ), su (سُ).

4. Harakat Tanwin

Harakat tanwin adalah tanda baca yang berbentuk ganda, yang terbagi menjadi tiga macam yaitu fathatain atau tanwin fathah ( ً- ), kasrotain atau tanwin kasroh ( ٍٍ- ), dan dhommatain atau tanwin dhommah ( ٌ- ).

Cara membaca harakat tawin ini adalah fathatain atau tanwin fathah ( ً- ) dibaca "an", kasrotain atau tanwin kasroh ( ٍٍ- ) dibaca "in", dan dhommatain atau tanwin dhommah ( ٌ- ) dibaca "un". Contoh untuk huruf dengan harakat fathatain atau tanwin fathah adalah qan (قً), fan (فً), atau 'an (غً).

Sebagai catatan, khusus untuk tanda baca atau harakat fathatain atau tanwin fathah, harus diikuti oleh huruf alif setelahnya. Kecuali pada dua huruf berikut yakni, hamzah (ء) dan ta' makfulah atau marbuthah (ة).

5. Harakat Sukun

Harakat sukun berbentuk bulatan kecil yang menyerupai huruf "ha" yang terletak di atas huruf hijaiyah ( ْ- ). Aturan bunyi dari tanda baca ini adalah tanda mati huruf hijaiyah atau penghilang vokal. Selain itu, tanda baca ini tidak dibaca dan tidak menghasilkan bunyi apapun. Contohnya yaitu, مِنْ dibaca "min", dimana huruf "nun" (ن) yang diberi sukun sehingga menjadi "n".

6. Harakat Tasydid

Harakat tasyid memiliki bentuk seperti kepala huruf "sin" atau huruf "w" yang terletak di atas huruf hijaiyah ( ّ- ). Bunyi dari tanda baca ini adalah tebal atau huruf ganda yang menunjukkan pengulangan huruf. Contohnya yaitu, anna ( اَ نَّ), madda (مَدَّ).

Jadi itulah huruf hijaiyah lengkap dengan tanda baca, cara membaca, dan contohnya yang dapat digunakan sebagai panduan. Semoga membantu, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"

(sto/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork