- Renungan Katolik Hari Ini Rabu, 15 April 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 15 April 2026 Bacaan I Kis. 5:17-26 Bacaan Mazmur Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9 Bacaan Injil Yoh. 3:16-21 Bacaan Ofisi Kis 6:1-15 Renungan Harian Katolik Rabu 15 April 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 15 April 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 15 April 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 15 April 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 15 April 2026 merupakan hari biasa pekan II Paskah dengan peringatan kisah Beato Pedro Gonzalez, Pengaku Iman; dan Beato Damian de Veuster, Imam. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang memberitakan kebenaran, mari simak renungan Katolik hari Rabu, 15 April 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Budi Ingelina. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Rabu, 15 April 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 15 April 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 15 April 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Kis. 5:17-26; dilanjut Mazmur Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; bacaan Injil Yoh. 3:16-21; dan bacaan ofisi Kis 6:1-15. Berikut ini uraian lengkapnya:
Bacaan I Kis. 5:17-26
- Kis 5:17 Akhirnya mulailah Imam Besar dan pengikut-pengikutnya, yaitu orang-orang dari mazhab Saduki, bertindak sebab mereka sangat iri hati.
- Kis 5:18 Mereka menangkap rasul-rasul itu, lalu memasukkan mereka ke dalam penjara kota.
- Kis 5:19 Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka ke luar, katanya:
- Kis 5:20 "Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak."
- Kis 5:21 Mereka mentaati pesan itu, dan menjelang pagi masuklah mereka ke dalam Bait Allah, lalu mulai mengajar di situ. Sementara itu Imam Besar dan pengikut-pengikutnya menyuruh Mahkamah Agama berkumpul, yaitu seluruh majelis tua-tua bangsa Israel, dan mereka menyuruh mengambil rasul-rasul itu dari penjara.
- Kis 5:22 Tetapi ketika pejabat-pejabat datang ke penjara, mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ. Lalu mereka kembali dan memberitahukan,
- Kis 5:23 katanya: "Kami mendapati penjara terkunci dengan sangat rapihnya dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu, tetapi setelah kami membukanya, tidak seorangpun yang kami temukan di dalamnya."
- Kis 5:24 Ketika kepala pengawal Bait Allah dan imam-imam kepala mendengar laporan itu, mereka cemas dan bertanya apa yang telah terjadi dengan rasul-rasul itu.
- Kis 5:25 Tetapi datanglah seorang mendapatkan mereka dengan kabar: "Lihat, orang-orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara, ada di dalam Bait Allah dan mereka mengajar orang banyak."
- Kis 5:26 Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan, karena mereka takut, kalau-kalau orang banyak melempari mereka.
Bacaan Mazmur Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9
- Mzm 34:2 (34-3) Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
- Mzm 34:3 (34-4) Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!
- Mzm 34:4 (34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
- Mzm 34:5 (34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
- Mzm 34:6 (34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
- Mzm 34:7 (34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
- Mzm 34:8 (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
- Mzm 34:9 (34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!
Bacaan Injil Yoh. 3:16-21
- Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
- Yoh 3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
- Yoh 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
- Yoh 3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
- Yoh 3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
- Yoh 3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
Bacaan Ofisi Kis 6:1-15
- Kis 6:1 Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.
- Kis 6:2 Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja.
- Kis 6:3 Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu,
- Kis 6:4 dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
- Kis 6:5 Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia.
- Kis 6:6 Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka.
- Kis 6:7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
- Kis 6:8 Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak.
- Kis 6:9 Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi yang disebut jemaat orang Libertini?anggota-anggota jemaat itu adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria?bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus,
- Kis 6:10 tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.
- Kis 6:11 Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah."
- Kis 6:12 Dengan jalan demikian mereka mengadakan suatu gerakan di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan membawanya ke hadapan Mahkamah Agama.
- Kis 6:13 Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu yang berkata: "Orang ini terus-menerus mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hukum Taurat,
- Kis 6:14 sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita."
- Kis 6:15 Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat.
Renungan Harian Katolik Rabu 15 April 2026
Bacaan pertama (Kis. 5:17-26) menunjukkan bahwa pengajaran para rasul dan pemberitaan mereka mengenai Injil tentang Yesus yang adalah Mesias mengalami banyak kesulitan dan tantangan. Namun, mereka tidak sendirian, sebab penyertaan Tuhan selalu bersama mereka.
Ketika rasul-rasul ditangkap dan dipenjarakan, malaikat Tuhan datang, membuka pintu-pintu penjara, dan membawa mereka ke luar. Ini bukan misi pelarian. Pembebasan ini dimaksudkan agar para rasul bisa kembali melanjutkan tugas dan misi mereka.
Menjadi pelaku atau pembawa kebenaran memang bukan hal mudah. Karena itulah banyak yang memilih bersikap diam. Ketika terjadi sesuatu yang keliru bahkan banyak yang mengelak dengan berkata, "Itu bukan urusanku." Ini terjadi di mana-mana.
Seorang murid dirundung di depan mata, tetapi teman-temannya hanya menyaksikan hal itu dalam diam. Seorang perempuan menjadi korban pelecehan, tetapi orang-orang dekat yang mengetahui kejadian itu malah tidak memberikan pertolongan dan dukungan yang dibutuhkan si korban.
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus berkata dengan tegas, "Barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak tampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
Para rasul diminta memberitakan firman yang hidup, Sang Kebenaran itu sendiri. Mereka tidak boleh takut dan melakukannya secara sembunyi-sembunyi, malah diminta untuk berdiri di Bait Allah, di tempat terbuka.
Tuhan menghendaki agar pemberitaan kebenaran kepada orang banyak terus dilakukan. Para rasul tidak boleh takut akan ancaman manusia. Mereka harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Kita perlu belajar meneladan sikap para rasul dan beriman teguh pada janji Yesus.
Tidak perlu takut dan cemas, bahkan jika kita memberitakan kebenaran itu sendirian, tanpa ada dukungan dari orang-orang lain. Tidak perlu juga kita sibuk menggalang dukungan, seperti yang dilakukan para politikus atau tren yang sekarang banyak kita temukan di media sosial.
Hati-hati, jangan sampai fokus kita malah berubah arah, dan niat untuk memberitakan kebenaran tercemar oleh niat untuk menjadi yang paling benar. Lihat sikap para rasul ketika memberitakan kebenaran.
Mereka tidak sibuk menjatuhkan pihak lain. Sebaliknya, yang keluar dari mulut mereka hanyalah firman Allah. Mereka benar-benar sadar dan konsisten dalam menjadi pewarta firman.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan Pencipta Manusia, tiap tahun kami memperingati misteri kudus yang memulihkan martabat manusia dan memberikan pengharapan akan kebangkitan. Dengan rendah hati kami mohon, semoga misteri Paskah yang kini kami rayakan dalam iman, kelak kami rayakan dalam cinta abadi.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Rabu, 15 April 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 15 April 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 15 April 2026 mengangkat refleksi tentang memberitakan kebenaran dengan konsisten pantang menyerah.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 15 April 2026?
Bacaan Injil Katolik 15 April 2026 adalah Yohanes 3 mulai dari ayat 16 sampai 21.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 15 April 2026?
Dalam renungan harian Katolik 15 April 2026, kita juga merenungi kisah Beato Pedro Gonzalez (Pengaku Iman), dan Beato Damian de Veuster (Imam).
(sto/afn)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Zulhas Ungkap Biang Kerok Minyakita Langka di Sejumlah Daerah