Suara letusan menggema dalam tembakan salvo saat jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Wates, Kulon Progo, hari ini. Para pelayat menunduk memberi hormat kepada Sang Penjaga Perdamaian yang gugur dalam bertugas.
Peristiwa gugurnya prajurit TNI Praka Farizal yang kemudian pangkatnya dinaikkan menjadi Kopda itu menjadi salah satu berita yang banyak diakses pembaca detikJogja selama sepekan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Duka dari Lebanon
Praka Farizal merupakan prajurit TNI yang bertugas Brigade Infanteri 25/Siwah. Beberapa waktu terakhir dia ditugaskan menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Awal pekan lalu kabar gugurnya Praka Farizal di Lebanon merebak. Bahkan kabar ini juga dikonfirmasi langsung oleh Sekjen PBB Antonio Guterres.
"Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama," demikian keterangan Sekjen PBB AntΓ³nio Guterres lewat akun X-nya, sebagaimana dikutip dari detikNews, Senin (30/3/2026).
Ternyata, korban ledakan yang diduga akibat serangan Israel itu adalah Praka Farizal yang berasal dari Kulon Progo. Keluarga juga mendapatkan kabar beberapa saat setelah peristiwa itu terjadi.
Terkena Ledakan Saat Salat
Praka Farizal Rhomadhon gugur saat menjalankan misi perdamaian di bawah bendera UNIFIL di Lebanon. Anggota Brigade Infanteri 25/Siwah itu meninggal saat menjalankan ibadah salat isya.
Hal itu diungkapkan oleh Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah Kolonel Inf Dimar Bahtera saat melayat ke rumah duka Praka Farizal di Kulon Progo.
"Jadi waktu salat, jadi bukan waktu salat subuh tapi pada saat salat isya," kata Dimar ditemui wartawan di rumah duka, Padukuhan Ledok, Kulon Progo, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, Praka Farizal terkena ledakan mortir saat salat di masjid dekat pos UNIFIL. Mortir tersebut jatuh tepat di samping tempat ibadah. Ledakan itu kemudian membuat Praka Farizal gugur.
"Jadi ketika salat isya yang bersangkutan sedang melaksanakan salat dan di situ sedang ada mortir ya, artileri yang jatuh di samping masjid," ucapnya.
Dimakamkan di TMP Giripeni
Jenazah Praka Farizal kemudian dipulangkan dengan dua jenazah prajurit TNI lainnya yang juga gugur dalam insiden yang berbeda. Pemerintah memberikan penghormatan kepadanya berupa kenaikan pangkat menjadi Kopda dan kesempatan untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.
Jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo. Proses pemakaman dilakukan secara militer diawali dengan tembakan salvo.
Pantauan detikJogja, jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 08.57 WIB dengan menggunakan ambulans. Dalam rombongan itu terdapat keluarga almarhum bersama dengan sejumlah anggota TNI.
Sesampainya di TMP Girisubo, jenazah disambut dengan tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan. Tampak petugas kesehatan terus mendampingi istri dan ibunda almarhum Kopda (Anm) Farizal. Keduanya tampak lemas dan harus dipapah ketika berjalan.
Adapun inspektur upacara yakni Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letjen TNI Candra Wijaya. Hadir pula pejabat Polda DIY dan pemerintah daerah.
Sementara itu, ratusan warga tampak berada di luar pagar TMP ikut mengantar dan menyaksikan proses pemakaman. Bendera setengah tiang pun dikibarkan di area makam.
Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo seusai prosesi pemakaman mengatakan almarhum gugur saat bertugas di Lebanon.
"Beliau, almarhum ini gugur di Lebanon tergabung dalam pasukan kontingen Garuda," kata Joko ditemui wartawan, Minggu (5/4/2026).
"Alhamdulillah pemakaman berjalan dengan lancar dan aman," imbuhnya.
Selamat jalan Kopda Farizal, Sang Penjaga Perdamaian Dunia...












































Komentar Terbanyak
Lagi! Serangan Israel Tewaskan 2 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Suasana Kirab Peringati HUT Ke-80 Sultan HB X Pagi Ini
Ayah Ungkap Komunikasi Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur di Lebanon