Satu unit mobil menabrak warung makan di pinggir Jalan sekitar Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul malam tadi. Tabrakan tersebut membuat bangunan warung rusak, seorang pemotor terluka dan beberapa karyawan warung tersebut mengalami luka-luka.
"01:20 wib laka di dekat JEC Yogyakarta tadi, Mobil putih melaju tanpa aturan dari arah barat, menghantam warung makan 2000 depan JEC Mini Soccer. Arus lalu lintas sempat one way, hampir satu jam," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.
Pengelola Warung Makan 2000, Satria (23), mengatakan awalnya berada di dalam warung. Selanjutnya, Kamis (2/4) pukul 23.30 WIB Satria mendengar suara keras dari luar warung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas saya di dalam dengar suara keras, braaaaaak gitu dan saya langsung keluar," katanya kepada detikJogja, Jumat (3/4/2026).
Setelah keluar, Satria mendapati mobil Toyota Avanza warna putih dengan pelat AB sudah berada di depan warungnya. Selain itu, bangunan depan warung dan beberapa motor mengalami kerusakan.
"Mobil Avanza ringsek dan bannya lepas satu, terus ada motor Beat yang ditabrak mobil rusak. Lalu ada tiga motor yang ada di depan warung juga rusak," ujarnya.
Sedangkan untuk korban jiwa, Satria mengaku sepengetahuannya tidak ada. Hanya saja pemotor yang tertabrak mobil itu sempat dibawa ke rumah sakit.
"Kalau untuk korban itu ada pemotor satu orang karena ditabrak mobil itu, pemotor itu luka sobek di kepala. Jadi mobil itu dari arah barat dan menabrak motor, oleng lalu baru menabrak warung," ucapnya.
"Terus ada dua karyawan luka karena kena minyak panas dan pecahan kaca, sama pengemudi mobil itu luka pada kedua kakinya," lanjut Satria.
Satria melanjutkan, pengemudi mobil sempat keluar dan memastikan kondisi mobilnya. Namun oleh warga diminta untuk ke dalam warung untuk ditanyai.
"Saat ditanyai warga agak tidak menyambung, mabuk sepertinya dia (pengemudi mobil). Lalu tidak lama kemudian polisi datang dan menginterogasi dia, nah saat diinterogasi dia sempat mau ngambil apa dan obatnya jatuh, tapi tidak tahu itu obat apa," katanya.
Satria menambahkan, akibat kejadian itu bangunan warungnya rusak dan beberapa perabotan juga mengalami kerusakan. Bahkan, Satria terpaksa menutup warungnya selama 1-2 hari.
"Kerusakan properti warung dan alat dagang. Kalau ditaksir kerugian mencapai Rp 20 juta," ujarnya.
Mobil Toyota Avanza yang menabrak pemotor dan warung di pinggir jalan sekitar Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul. Foto: Dok. Polres Bantul |
Penjelasan Polisi
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, bahwa mobil Toyota Avanza bernomor polisi AB 1846 AB yang dikemudikan laki-laki berinisial MT (38), warga Balecatur, Gamping, Sleman melaju dari arah barat ke timur, Jumat (3/4/2026) pukul 23.20 WIB. Saat itu, di depannya melaju motor Honda Beat bernomor polisi AB 3035 BR.
"Sampai TKP, mobil menabrak motor di depannya," katanya kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Adapun pengendara motor adalah remaja laki berisinial ESI (14), warga Banguntapan, Bantul. Tidak berhenti di situ, setelah menabrak ESI, mobil tersebut tetap melaju ke arah timur.
"Setelah menabrak motor, mobil oleng ke kiri fan menabrak warung 2000 beserta dua motor yang terparkir di depan warung itu," ujarnya.
Akibat benturan itu, mobil Avanza mengalami kerusakan berula ringsek pada bagian depan dan salah satu ban lepas. Selanjutnya untuk motor AB 3035 BR mengalami kerusakan berupa ringsek pada bagian belakang serta body pecah.
"Untuk sopir tidak luka, tapi untuk pemotor yang ditabrak mengalami cedera kepala sedang, mata kanan tidak bisa melihat serta lecet di kaki, tangan dan kepala. Saat ini pemotor dirawat di RSPAU Hardjolukito," ucapnya.
Terkait kondisi warung makan, Rita menyebut mengalami kerusakan etalase dan alat masak rusak. Sedangkan dua unit motor tang terparkir di depan warung tersebut lalu tertabrak mobil mengalami kerusakan pada body, lampu dan speedometer.
"Kerugian materi pemilik warung ditaksir Rp 20 juta," katanya.
Terkait penyebab kecelakaan, Rita mengaku belum bisa mengungkapkannya secara detail. Mengingat saat ini polisi masih melakukan pendalaman.
"Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
(alg/apl)













































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja