Preman Lawan Arah-Aniaya Pemotor di Umbulharjo Jogja Diperiksa Polisi

Preman Lawan Arah-Aniaya Pemotor di Umbulharjo Jogja Diperiksa Polisi

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 01 Apr 2026 15:03 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi Penganiayaan. Foto: istimewa
Jogja -

Polisi telah mengamankan salah satu orang dari kelompok preman yang berkendara melawan arah hingga menganiaya sesama pengguna jalan raya di Umbulharjo, Kota Jogja.

"Terkait video viral di Jalan Kerto, 1 orang diduga pelaku sudah diamankan, untuk saat ini masih pemeriksaan," ujar Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo saat dihubungi wartawan, Rabu (1/4/2026).

Namun, Anton belum mengungkap identitas seseorang yang diamankan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan lebih lanjut nanti kita kirim," ujar Anton.

Diberitakan sebelumnya, aksi preman itu direkam oleh korban dan videonya kini viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @merapi_uncover.

ADVERTISEMENT

Dalam video dari sudut pandang korban tersebut terlihat beberapa orang yang mengerumuni korban. Namun ada satu laki-laki yang tampak begitu emosi hingga memaki dan menantang korban.

Dalam keterangan unggahan tersebut, korban membeberkan kronologi kejadiannya. Di situ tertulis pengakuan korban yang hendak ditabrak pelaku yang berkendara lawan arah di Jalan Kerto, Umbulharjo, pada Senin (30/3) pukul 20.45 WIB.

"Saya hampir ditabrak pengendara yang melawan arah dan tidak memakai helm. Karena kaget, saya spontan berteriak. Pelaku tidak terima, langsung berbalik mengejar dan menghadang saya di jalan," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja, Rabu (1/4).

"Setelah itu situasi langsung memanas. Pelaku memanggil sekitar 6-7 orang rekannya. Mereka datang dan mulai mengintimidasi, berteriak anarkis, meludahi, serta mengancam akan melakukan kekerasan. Pelat kendaraan saya difoto, dan saya terus ditekan dengan ancaman. Tidak hanya itu, teman saya yang berada di belakang sempat dipukul oleh salah satu dari mereka. Bahkan saat ada warga yang mencoba melerai, tetap diteriaki dan diancam," lanjutnya.

Dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini, Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo pun membenarkan. Korban juga telah membuat laporan ke polisi.

"Benar pengadu telah melapor terkait kasus penganiayaan yang dialami," ujar Anton dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Berdasar laporan korban, kata Anton, kronologi berawal saat korban yang memboncengkan temannya melintas di Jalan Kerto dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban berpapasan dengan pelaku yang melawan arah.

"Secara spontan korban berteriak dan mengatai pelaku dengan kata 'goblok'. Hal itu kemudian membuat pelaku balik arah dan menghampiri korban hingga terjadilah cekcok mulut," paparnya.

"Pelaku kemudian menelepon teman-temannya yang kemudian datang enam orang teman pelaku menggunakan tiga sepeda motor berboncengan," lanjut Anton.

Pelaku bersama temannya itu, menurutnya, mengintimidasi korban dan saksi hingga disebut melakukan penganiayaan dengan memukul dan menendang korban. Anton menambahkan saat ini kasus masih dalam penyelidikan Polsek Umbulharjo guna proses hukum selanjutnya.



(dil/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads