Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunah yang selalu dinantikan umat Islam setiap tahun. Ibadah ini menjadi penanda datangnya bulan Syawal, sekaligus simbol keberhasilan dalam menjalankan puasa dan berbagai amalan selama sebulan penuh. Di sisi lain, ada pula rasa haru karena harus berpisah dengan Ramadan yang penuh keberkahan.
Idul Fitri dimaknai sebagai momen kembalinya manusia kepada fitrahnya. Mengutip NU Online, secara konseptual Idul Fitri berarti "kembali suci", layaknya bayi yang baru dilahirkan. Makna ini menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan umat Islam dalam beribadah, menahan hawa nafsu, serta menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa selama Ramadan.
Agar perayaan hari kemenangan semakin sempurna, penting untuk memahami bacaan niat sholat Idul Fitri dengan benar. Dengan niat yang tepat, ibadah dapat dijalankan secara khusyuk sebagai awal yang baik dalam menyambut bulan Syawal. Berikut bacaan lengkap niat sholat Idul Fitri dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Sholat Idul Fitri?
Sholat Idul Fitri adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Pengertian sholat Idul Fitri menurut buku 'Rahasia Shalat, Zikir & Doa yang Bermakna' karya H. Badri, merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan pada hari pertama bulan Syawal.
Waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri adalah pada tanggal 1 Syawal mulai dari terbitnya matahari, sekitar pukul 06.30, sampai masuknya waktu zuhur. Di Indonesia, pelaksanaan sholat Idul Fitri biasanya dilakukan pada pagi hari mulai pukul 06.00 waktu setempat, tetapi tetap mengikuti kebiasaan di daerah masing-masing.
Bacaan Niat Sholat Idul Fitri
Mengutip laman NU Online, berikut bacaan niat sholat Idul Fitri:
1. Niat Sholat Idul Fitri untuk Imam
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΨΉΩΩΩΨ―Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ Ψ₯ΩΩ ΩΨ§Ω ΩΨ§ ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Latin UshallΔ« sunnatan li'Δ«dil fiαΉri rak'ataini imΔman lillΔhi ta'ΔlΔ.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat Idul Fitri untuk Makmum
Ψ£ΩΨ΅ΩΩΩΩΩ Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΨΉΩΩΩΨ―Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ·ΩΨ±Ω Ψ±ΩΩΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ Ω ΩΨ£ΩΩ ΩΩΩΩ ΩΨ§ ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Latin: UshallΔ« sunnatan li'Δ«dil fiαΉri rak'ataini ma'mΕ«man lillΔhi ta'ΔlΔ.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Pada dasarnya mengerjakan sholat Idul Fitri sama tata caranya dengan mengerjakan sholat sunnah atau sholat fardhu lainnya. Hanya saja, pada rakaat pertama, takbir dilakukan sebanyak tujuh kali dan pada rakaat kedua sebanyak tiga kali. Berikut tata cara melakukan sholat Idul Fitri berjamaah dikutip dari buku 'Fiqih Islam' karya M. Jauharul Eka Mawahib dan Siti Sulaikho.
1. Sholat dimulai dengan menyeru "ash-shalatu jami'ah" tanpa azan dan iqomat.
2. Memulai dengan niat sholat Idul Fitri.
3. Membaca takbiratul ihram "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan.
4. Membaca takbir sebanyak tujuh kali dan di antara takbir membaca:
Ψ³ΩΨ¨ΩΨΩΨ§ΩΩ Ω±ΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΩ±ΩΩΨΩΩ ΩΨ―Ω ΩΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΩΩΨ§ Ψ₯ΩΩΩ°ΩΩ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ω±ΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΩ±ΩΩΩΩ°ΩΩ Ψ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω
Latin: Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha ilallah wallahu akbar.
Artinya: "Mahasuci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Allah Maha Besar."
5. Membaca surat Al-Fatihah
6. Membaca surat pendek dari Al-Quran. Bacaan yang dianjurkan dalam rakaat pertama adalah surat Qaf atau surat Al-A'la. Sedangkan untuk rakaat kedua dianjurkan membaca surat Al-Qamar atau surat Al-Ghasyiyah.
7. Rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan diteruskan hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.
8. Pada rakaat kedua, melakukan takbir sebanyak lima kali dan kembali membaca "Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha ilallah wallahu akbar".
9. Membaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan surat pendek dalam Al-Quran.
10. Rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan diteruskan hingga salam.
11. Setelah salam, disunnahkan mendengar khutbah Idul Fitri.
Itulah bacaan niat sholat Idul Fitri lengkap dengan arab, latin dan artinya disertai tata cara melaksanakannya. Semoga artikel ini bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/sto)












































Komentar Terbanyak
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja
Purbaya soal Prabowo Sebut 'Orang Desa Tidak Pakai Dolar': Untuk Hibur Rakyat