Polisi melarang takbir keliling melintas di Jalan protokol Bantul guna mengurangi potensi penumpukan kendaraan bermotor di pusat Bumi Projotamansari. Polisi tidak segan-segan mengambil tindakan tegas jika ada yang melanggar.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, mengatakan tidak melarang takbir keliling maupun lomba takbiran. Namun semua itu harus sudah berakhir maksimal pada pukul 23.00 WIB.
"Peserta takbir keliling dilarang keras melintasi Jalan Protokol atau Jalan Jenderal Sudirman. Area sterilisasi ini dimulai dari simpang empat Gose hingga simpang empat Klodran," katanya kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan tersebut, lanjut Bayu, bertujuan untuk mencegah kepadatan lalu lintas sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada malam takbiran. Sebagai gantinya, masyarakat bisa melaksanakan takbir keliling di lingkup masing-masing kapanewon.
"Jika tetap melaksanakan takbir keliling, mohon patuhi batasan radius yang telah ditetapkan, yakni hanya di lingkup Kapanewon setempat," ucapnya.
Selanjutnya, setelah pukul 23.00 WIB, polisi meminta peserta segera kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.
"Dan tidak lagi membunyikan pengeras suara selama di perjalanan pulang," ujarnya.
Lebih lanjut, peserta takbir keliling dilarang keras membawa senjata tajam, minuman keras, serta petasan atau kembang api yang dikhawatirkan dapat memicu provokasi maupun gangguan keamanan. Selain itu, kendaraan yang dipergunakan wajib memenuhi syarat teknis dan laik jalan, memiliki STNK yang terdaftar resmi, serta kelengkapan kendaraan yang standar.
"Polisi secara tegas melarang penggunaan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, dan kami akan melakukan tindakan tegas apabila ada pihak-pihak yang melakukan perbuatan ke arah mengganggu keamanan," katanya.
Terkait penggunaan pengeras suara, Bayu mengingatkan agar alat tersebut hanya digunakan dalam rangka syiar Idul Fitri. Oleh sebab itu, Bayu meminta masyarakat mempertimbangkan ukuran desibel agar tidak mengganggu ketenangan warga lainnya.
"Personel juga dipastikan akan bersiaga di berbagai titik strategis untuk melakukan pengamanan dan pemantauan secara intensif," ujarnya.
(apl/apl)












































Komentar Terbanyak
Iran soal Video Kemunculan Netanyahu: Jika Masih Hidup Akan Terus Kami Kejar
Momen Emak-emak di Jogja 'Hadang' Purbaya Minta MBG Disetop
Rismon Sianipar Kini Bilang Ijazah Jokowi-Gibran Asli, Begini Temuannya