Aldi Satya Mahendra, pebalap dunia asal Bantul menjadi korban tabrak lari di Jogja hingga mengalami retak pada tulang tangan kirinya. Orang tua Aldi belum bisa memastikan apakah putranya itu bisa tampil di seri 2 WorldSSP 2026 yang berlangsung akhir bulan Maret ini di Portugal.
"Tanggal 25 besok dia sudah berangkat ke Spanyol. Tanggal 25 berangkat ke Spanyol untuk persiapan balap," kata ibunda Aldi, Dessy Prasanti saat dihubungi detikJogja, Rabu (18/3/2026).
Mengingat jadwal balapan Aldi berlangsung akhir bulan ini. Adapun seri kedua WorldSSP 2026 akan digelar di Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portimao, Portugal pada 27-29 Maret 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Balapnya itu kalau tidak salah tanggal 27 Maret (2026)," ucapnya.
Terkait apakah Aldi akan tampil dalam seri kedua WorldSSP 2026 di Portugal, Dessy mengaku belum bisa memastikannya. Menurutnya, semua melihat kondisi Aldi ke depannya.
"Nggak tahu mas, belum tahu gimana-gimananya, lihat kondisi Aldi dulu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pebalap asal Bantul yang tengah mentas di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra dikabarkan menjadi korban tabrak lari di kota Jogja, Rabu (18/3) pagi. Polisi pun tengah mengusut insiden ini.
Kabar ini mencuat usai diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam postingan itu tertulis Aldi menjadi korban tabrak lari di simpang Pingit, Jetis, kota Jogja, pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Aldi juga disebut mengalami sejumlah luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Curhat Pedagang di Jogja Malah Sepi Pembeli Usai Pasar Direnovasi