Pebalap WorldSSP 2026 asal Bantul, Aldi Satya Mahendra, mengalami luka pada tangannya usai menjadi korban tabrak lari saat bersepeda di Kota Jogja. Aldi mengalami retak pada tangan kiri dan luka terbuka pada salah satu jarinya.
"Tangan kiri retak," kata ibunda Aldi, Dessy Prasanti saat dihubungi detikJogja, Rabu (18/3/2026).
Lebih lanjut, Aldi lalu mendapat perawatan di rumah sakit. Dessy mengungkapkan pula, bahwa Aldi juga mengalami luka pada salah satu jarinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sama atas jari tengah pas tulang jari tengah mengelupas sampai kelihatan tulangnya dan harus dijahit," ucapnya.
Dessy menyebut bahwa Aldi tidak menjalani rawat inap. Selain itu, Dessy mengatakan bahwa Aldi telah menjalani pemeriksaan di Polresta Jogja
"Saat ini rawat jalan, dan dari Polresta Jogja sudah ke rumah sakit. Saat ini Aldi baru di kantor polisi untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Dia juga menyebut Aldi mengalami pendarahan usai kecelakaan itu.
"Kondisi tangan Aldi juga sudah berdarah-darah," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Pebalap asal Bantul yang tengah mentas di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra dikabarkan menjadi korban tabrak lari di kota Jogja, Rabu (18/3) pagi. Polisi pun tengah mengusut insiden ini.
Kabar ini mencuat usai diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam postingan itu tertulis Aldi menjadi korban tabrak lari di simpang Pingit, Jetis, kota Jogja, pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Aldi juga disebut mengalami sejumlah luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini, Kasatlantas Polresta Jogja AKP Alvian Hidayat pun membenarkan. Pihaknya langsung bergerak mencari keterangan sesaat setelah kabar ini muncul di media sosial.
"Kami yang jemput bola, istilahnya ya patroli siber. Terus kita coba cari kontaknya, kita temukan, kita datangi ke rumah sakit, kita mintai keterangan," jelasnya saat dihubungi, Rabu (18/2).
"Kita sudah periksa saksi-saksi, beberapa CCTV di lokasi juga sudah kita amankan," sambung Alvian.
(ahr/apl)












































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja