Heboh di media sosial terkait upaya penculikan anak di lingkungan Masjid Nurul Fallah, Maguwoharjo, Sleman, tadi malam. Polisi menyelidiki kabar yang tengah viral tersebut.
Narasi upaya penculikan anak itu sebagaimana dibagikan akun X @merapi_uncover. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh lima orang.
"Kronologi Kejadian. Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB, sesaat setelah santri TPQ selesai melaksanakan salat Magrib dan berbuka puasa. Korban, seorang anak perempuan berinisial X (9), didekati oleh orang tidak dikenal yang mengajaknya mengobrol. Menurut laporan dari Jagawarga setempat, korban sempat dibawa masuk ke dalam sebuah mobil minibus berwarna hitam. Beruntung, korban segera melakukan perlawanan," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban berontak dan berteriak memanggil orang-orang yang sedang melintas di samping mobil tersebut. Karena situasi mulai menarik perhatian warga, pelaku akhirnya melepaskan korban dan langsung melarikan diri menggunakan mobil," lanjut akun tersebut.
Menurut narasi tersebut, pelaku bukan merupakan warga setempat. Pelaku diduga sudah beberapa hari ikut berbuka puasa dan melaksanakan salat Magrib di Masjid Nurul Fallah untuk memantau situasi.
"Komplotan ini diduga berbagi peran dengan pembagian sebagai berikut:
β’ 2 orang: Berada di dalam mobil minibus hitam (eksekutor).
β’ 2 orang: Berboncengan motor memantau parkiran sisi selatan.
β’ 1 orang: Menggunakan motor sendiri memantau situasi di sisi utara masjid.
Kondisi Korban," tulisnya.
"Meski mengalami trauma akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat. Saat ini, pihak warga melalui Jagawarga terus meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Masyarakat diimbau untuk lebih ketat mengawasi anak-anak, terutama di tempat umum dan saat jam ibadah, serta segera melaporkan jika melihat gerak-gerik orang asing yang mencurigakan di lingkungan sekitar," lanjut akun tersebut.
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Depok Timur, Kompol Agus Setyo Pambudi, menyebut saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan penculikan anak tersebut.
"Saat ini dalam proses penyelidikan," ujar Agus saat dihubungi detikJogja lewat pesan singkat, Sabtu (14/3).
Hal senada juga diungkapkan Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun.
"Nanti saya tanya Kapolsek Depok Timur belum ada laporan. Anggota baru melakukan penyelidikan. Demikian," katanya.

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Daftar Wilayah di DIY yang Alami Krisis Air Bersih