- Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 15 Maret 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 15 Maret 2026 Bacaan I 1Sam. 16:1b,6-7,10-13a Bacaan Mazmur Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6 Bacaan II Ef. 5:8-14 Bacaan Injil Yoh. 9:1-41 (panjang) Bacaan Ofisi Im 8:1-17; 9:22-24 Renungan Harian Katolik Minggu 15 Maret 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 15 Maret 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 15 Maret 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 15 Maret 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 15 Maret 2026 merupakan hari Minggu Prapaskah IV dengan peringatan kisah Santa Louisa de Marillac, Janda; dan Santo Klemens Maria Hofbauer, Pengaku Iman. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah ungu.
Mengangkat tema tentang terang Yesus, mari simak renungan Katolik hari Minggu, 15 Maret 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Antonius Eko Sugiyanto. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Minggu, 15 Maret 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 15 Maret 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 15 Maret 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan 1Sam. 16:1b,6-7,10-13a; dilanjut Mazmur Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; kemudian Ef. 5:8-14; bacaan Injil Yoh. 9:1-41 (panjang) atau Yoh. 9:1,6-9,13-17,34-38 (singkat); dan bacaan ofisi Im 8:1-17; 9:22-24. Berikut ini uraian lengkapnya dengan bacaan Injil versi panjang:
Bacaan I 1Sam. 16:1b,6-7,10-13a
- 1Sam 16:1 Berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
- 1Sam 16:6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan Tuhan sekarang berdiri yang diurapi-Nya."
- 1Sam 16:7 Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati."
- 1Sam 16:10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih Tuhan."
- 1Sam 16:11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."
- 1Sam 16:12 Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."
- 1Sam 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
Bacaan Mazmur Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6
- Mzm 23:1 Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
- Mzm 23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
- Mzm 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
- Mzm 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
- Mzm 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
- Mzm 23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
- Mzm 23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.
Bacaan II Ef. 5:8-14
- Ef 5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
- Ef 5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
- Ef 5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
- Ef 5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
- Ef 5:12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
- Ef 5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
- Ef 5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
Bacaan Injil Yoh. 9:1-41 (panjang)
- Yoh 9:1 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.
- Yoh 9:2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"
- Yoh 9:3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
- Yoh 9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.
- Yoh 9:5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
- Yoh 9:6 Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
- Yoh 9:7 dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.
- Yoh 9:8 Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: "Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?"
- Yoh 9:9 Ada yang berkata: "Benar, dialah ini." Ada pula yang berkata: "Bukan, tetapi ia serupa dengan dia." Orang itu sendiri berkata: "Benar, akulah itu."
- Yoh 9:10 Kata mereka kepadanya: "Bagaimana matamu menjadi melek?"
- Yoh 9:11 Jawabnya: "Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu. Lalu aku pergi dan setelah aku membasuh diriku, aku dapat melihat."
- Yoh 9:12 Lalu mereka berkata kepadanya: "Di manakah Dia?" Jawabnya: "Aku tidak tahu."
- Yoh 9:13 Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi.
- Yoh 9:14 Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat.
- Yoh 9:15 Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."
- Yoh 9:16 Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka.
- Yoh 9:17 Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi."
- Yoh 9:18 Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya
- Yoh 9:19 dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?"
- Yoh 9:20 Jawab orang tua itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta,
- Yoh 9:21 tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri."
- Yoh 9:22 Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan.
- Yoh 9:23 Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri."
- Yoh 9:24 Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa."
- Yoh 9:25 Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat."
- Yoh 9:26 Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?"
- Yoh 9:27 Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?"
- Yoh 9:28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa.
- Yoh 9:29 Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami tidak tahu dari mana Ia datang."
- Yoh 9:30 Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku.
- Yoh 9:31 Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.
- Yoh 9:32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.
- Yoh 9:33 Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."
- Yoh 9:34 Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar.
- Yoh 9:35 Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
- Yoh 9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
- Yoh 9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
- Yoh 9:38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.
- Yoh 9:39 Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta."
- Yoh 9:40 Kata-kata itu didengar oleh beberapa orang Farisi yang berada di situ dan mereka berkata kepada-Nya: "Apakah itu berarti bahwa kami juga buta?"
- Yoh 9:41 Jawab Yesus kepada mereka: "Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu."
Bacaan Ofisi Im 8:1-17; 9:22-24
- Im 8:1 Tuhan berfirman kepada Musa:
- Im 8:2 "Panggillah Harun dan anak-anaknya bersama-sama dengan dia, dan ambillah pakaian-pakaian, minyak urapan, dan lembu jantan korban penghapus dosa, dua domba jantan dan bakul berisi roti yang tidak beragi,
- Im 8:3 lalu suruhlah berkumpul segenap umat ke depan pintu Kemah Pertemuan."
- Im 8:4 Musa melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya, lalu berkumpullah umat itu di depan Kemah Pertemuan.
- Im 8:5 Berkatalah Musa kepada umat itu: "Inilah firman yang diperintahkan Tuhan untuk dilakukan."
- Im 8:6 Lalu Musa menyuruh Harun dan anak-anaknya mendekat, dan dibasuhnyalah mereka dengan air.
- Im 8:7 Sesudah itu dikenakannyalah kemeja kepadanya, diikatkannya ikat pinggang, dikenakannya gamis, dikenakannya baju efod, diikatkannya sabuk baju efod dan dikebatkannya sabuk itu kepadanya.
- Im 8:8 Dikenakannyalah tutup dada kepadanya dan dibubuhnya di dalam tutup dada itu Urim dan Tumim.
- Im 8:9 Kemudian ditaruhnyalah serban di kepalanya, dan di atas serban itu di sebelah depan ditaruhnyalah patam emas, yakni jamang yang kudus, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa.
- Im 8:10 Musa mengambil minyak urapan, lalu diurapinyalah Kemah Suci serta segala yang ada di dalamnya dan dikuduskannya semuanya itu.
- Im 8:11 Dipercikkannyalah sedikit dari minyak itu ke mezbah tujuh kali dan diurapinya mezbah itu serta segala perkakasnya, dan juga bejana pembasuhan serta alasnya untuk menguduskannya.
- Im 8:12 Kemudian dituangkannya sedikit dari minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan diurapinyalah dia untuk menguduskannya.
- Im 8:13 Musa menyuruh anak-anak Harun mendekat, lalu dikenakannyalah kemeja kepada mereka, diikatkannya ikat pinggang dan dililitkannya destar, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa.
- Im 8:14 Disuruhnyalah membawa lembu jantan korban penghapus dosa, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangannya ke atas kepala lembu jantan korban penghapus dosa itu.
- Im 8:15 Lembu itu disembelih, lalu Musa mengambil darahnya, kemudian dengan jarinya dibubuhnyalah darah itu pada tanduk-tanduk mezbah sekelilingnya, dan dengan demikian disucikannyalah mezbah itu dari dosa; darah selebihnya dituangkannya pada bagian bawah mezbah. Dengan demikian dikuduskannya mezbah itu dan diadakannya pendamaian baginya.
- Im 8:16 Diambillah segala lemak yang melekat pada isi perut, umbai hati, kedua buah pinggang serta lemaknya, lalu Musa membakarnya di atas mezbah.
- Im 8:17 Tetapi lembu jantan itu dengan kulit, daging dan kotorannya dibakarnya habis di luar perkemahan, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa.
- Im 9:22 Harun mengangkat kedua tangannya atas bangsa itu, lalu memberkati mereka, kemudian turunlah ia, setelah mempersembahkan korban penghapus dosa, korban bakaran dan korban keselamatan.
- Im 9:23 Masuklah Musa dan Harun ke dalam Kemah Pertemuan. Setelah keluar, mereka memberkati bangsa itu, lalu tampaklah kemuliaan Tuhan kepada segenap bangsa itu.
- Im 9:24 Dan keluarlah api dari hadapan Tuhan, lalu menghanguskan korban bakaran dan segala lemak di atas mezbah. Tatkala seluruh bangsa itu melihatnya, bersorak-sorailah mereka, lalu sujud menyembah.
Renungan Harian Katolik Minggu 15 Maret 2026
Pada suatu hari, Yesus sedang melintasi salah satu jalan di Yerusalem. Saat Ia melihat seorang yang buta sejak lahir, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Yesus pun menyembuhkan laki-laki itu.
Mula-mula, Ia mengoleskan lumpur ke mata orang buta itu, lalu menyuruh orang itu mencuci matanya di Kolam Siloam. Orang buta itu pun dapat melihat terang untuk pertama kalinya.
Berkat Yesus, orang buta yang tadinya tidak dapat melihat terang akhirnya dapat melihat. Perubahan besar dialami orang itu. Dia yang tadinya buta disembuhkan dan seketika dapat melihat setelah kedatangan Yesus dan berkat diri-Nya.
Terang dan mata yang melihat sering digunakan dalam Kitab Suci sebagai simbol pengetahuan spiritual. Terang terlihat ketika Kristus memilih untuk memberikannya (Yoh. 9:4-7). Perihal mukjizat Yesus, Sang Mesias, yang menyembuhkan orang buta telah dinubuatkan dalam Kitab Yesaya.
Mesias adalah Dia yang menyembuhkan kebutaan (Yes. 29:18; 35:5; 42:7). Kemampuan Yesus menyembuhkan orang buta menjadi lambang Mesias yang memberikan pemahaman tentang kebenaran (Mat. 11:5; 12:22-23).
Menengok sejarah kontemporer, kita mengenang sosok Paus Fransiskus dengan ensikliknya Laudato Si'. Ajaran dalam ensiklik itu telah membuka mata dunia akan realitas perubahan iklim.
Manusia yang awalnya "buta" dan tidak peduli pada isu perubahan iklim, oleh ajaran Paus ini menjadi tersadar. Pesan Laudato Si' seperti memperlihatkan pengetahuan baru yang melampaui batas-batas kekatolikan. Pesannya menyebar melewati batas-batas agama.
Namun, seperti juga tidak semua orang dapat melihat terang yang dihadirkan Yesus, pada zaman ini banyak pihak yang gagal paham pada seruan Laudato Si' dan belum sadar akan perubahan iklim. Mereka ini sering kita namai sebagai oligarki, yakni para perusak alam yang telah menyebabkan kesengsaraan bagi ratusan juta bahkan miliaran manusia.
Semoga kita senantiasa menjadi pribadi yang peka pada terang kebenaran yang hadir dalam kehidupan kita. Caranya adalah dengan membuka hati dan seluruh hidup kita, sehingga kita terlatih untuk peka pada kebenaran iman dan kasih.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan Yang Maha Rahim, dengan perantaraan SabdaMu Engkau memulihkan nasib umat manusia. Semoga kami menyongsong perayaan Paska dengan bakti yang rela dan iman yang bersemangat.
Demi Yesus Kristus, PutraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Minggu, 15 Maret 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 15 Maret 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 15 Maret 2026 mengangkat refleksi tentang terang Yesus dalam kehidupan kita.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 15 Maret 2026?
Bacaan Injil Katolik 15 Maret 2026 terdiri dari dua versi. Versi yang pertama yaitu bacaan panjang, dimulai dari Yohanes 9 ayat 1 sampai 41. Sementara versi kedua lebih singkat, mulai dari Yohanes 9 ayat 1, 6, 7, 8, 9, 13, 14, 15, 16, 17, dan 34 sampai 38.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 15 Maret 2026?
Dalam renungan harian Katolik 15 Maret 2026, kita juga merenungi kisah Santa Louisa de Marillac (Janda) dan Santo Klemens Maria Hofbauer (Pengaku Iman).
(sto/aku)












































Komentar Terbanyak
Netanyahu Murka Israel Hancur Dibombardir, Janji Buru Bos Garda Revolusi Iran
Fakta-fakta Polisi Jogja Gugur Saat Operasi Ketupat Progo
Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani