Video sejumlah remaja yang melakukan konvoi kendaraan sambil menyalakan kembang api di Ring Road Utara atau Jalan Padjajaran viral di media sosial. Dalam peristiwa itu, dua orang remaja tertangkap warga dan diserahkan ke polisi.
Peristiwa tersebut viral setelah video rombongan remaja yang melintas di jalur cepat Ring Road Utara sambil menyalakan kembang api beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @merapi_uncover.
Dalam video yang diunggah, terlihat konvoi kendaraan sambil menyalakan kembang api yang diarahkan ke atas serta ke sisi kanan dan kiri jalan sehingga menghasilkan percikan di tengah jalan yang cukup padat lalu lintasnya. Dalam video di postingan lainnya, disebutkan kembang api sempat mengenai warga yang melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait peristiwa itu, Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (9/3) malam di Jalan Padjajaran, Sinduadi, Mlati, Sleman. Dua pelajar yang ikut dalam rombongan berhasil diamankan warga.
"Polsek Mlati menindaklanjuti adanya aksi konvoi rombongan anak pelajar di Jl Padjajaran pada Senin malam yang tertangkap oleh warga masyarakat dan mengamankan 2 anak pelajar yang ikut dalam rombongan," kata Kompol Edi dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (10/3/2026).
Kedua pelajar yang diamankan masing-masing berinisial M (17) dan F (17), keduanya warga Kabupaten Sleman. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku sebelumnya mengikuti acara buka bersama di kawasan Jalan Kaliurang Km 16.
"Mereka mengaku sebelumnya melaksanakan acara buka bersama, sepulang dari kegiatan tersebut rombongannya melakukan konvoi dengan menyalakan kembang api," ujarnya.
Edi menjelaskan, saat melintas di Ring Road Utara, rombongan tersebut menggunakan jalur cepat. Sementara kembang api dinyalakan dan diarahkan ke arah atas serta kanan atau kiri jalan yang dilaluinya. Kembang api tersebut kemudian mengenai seorang warga yang sedang melintas.
"Kembang api tersebut mengenai seorang warga berinisial SMAP (25) yang melintas di lokasi," jelasnya.
Korban bersama suaminya kemudian mengejar rombongan tersebut dengan bantuan warga sekitar. Dua pelajar akhirnya berhasil diamankan di depan apotek di kawasan Monjali.
"Korban bersama suaminya spontan mengejar dibantu oleh warga masyarakat dan berhasil mengamankan 2 pelajar tersebut di depan apotek selanjutnya dibawa petugas ke Mapolsek Mlati," ujarnya.
Dalam kejadian ini, korban tidak mengalami luka akibat kembang api yang diarahkan rombongan tersebut. Meski demikian, korban sempat shock dan kaget.
"Korban tidak membuat laporan namun meminta agar dibina oleh kepolisian Polsek Mlati," katanya.
Selain kepada kedua remaja yang tertangkap, petugas juga melaksanakan penelusuran terhadap rombongan pelajar tersebut. Untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan terhadap teman-teman terduga pelaku beserta orang tuanya untuk dilakukan pembinaan selanjutnya
"Kami lakukan profiling terhadap rombongan tersebut dan memanggil orang tua mereka untuk pembinaan lebih lanjut," pungkasnya.
Baca juga: Sekeluarga di Sleman Dilaporkan Hilang |

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY