Sebuah kapal tanker bertuliskan Pertamina yang berhenti di perairan selatan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo sempat viral di media sosial. Kapal tersebut diketahui mengalami gangguan mesin sehingga harus berhenti sementara untuk perbaikan.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, terlihat kapal Pertamina berada di perairan selatan YIA. Unggahan itu menyebut kapal tersebut mengalami gangguan mesin sejak sehari sebelumnya dan masih berada di lokasi yang sama pada Selasa (10/3) pagi.
"Pagi ini terpantau dari Bandara YIA, KAPAL Pertamina yang mengalami trouble mesin kemarin masih di lokasi yang sama, artinya mungkin belum selesai perbaikan atau ada kendala lainnya. Semoga lekas bisa melanjutkan perjalanan lagi menuju Cilacap," tulis keterangan dalam postingan di akun Instagram @panoramakulonprogo seperti dilihat detikJogja, Selasa (10/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kapal yang mengalami gangguan sejak Minggu (8/3) pagi.
"Kalau menurut keterangan dari teknisi, informasi masuk sejak Minggu pagi kapalnya mengalami trouble," kata Aris saat dihubungi, petang ini.
Menurut Aris, kapal tersebut mengalami panas berlebih pada mesin sehingga nakhoda memutuskan untuk berhenti sementara di perairan selatan YIA dan melakukan perbaikan.
"Informasinya mesin overheat, panas. Jadi dari nakhoda diputuskan untuk bersandar dulu dan dilakukan perbaikan," ujarnya.
Ia menjelaskan pada Senin (9/3) nelayan bersama satu anggota SRI turut membantu mengantarkan teknisi serta suku cadang untuk memperbaiki kapal tersebut.
"Kemarin ada nelayan dan satu anggota kami yang mengantar teknisi dan membawa sparepart ke kapal," ungkapnya.
Baca juga: Sekeluarga di Sleman Dilaporkan Hilang |
Aris menuturkan kapal tersebut diketahui sedang berlayar dari arah timur menuju Cilacap. Kapal itu membawa muatan avtur yang rencananya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan bahan bakar penerbangan.
"Informasinya, kapal itu dari arah timur menuju Cilacap. Rencananya untuk mengisi avtur di sana," jelasnya.
Setelah proses perbaikan selesai, kapal tersebut direncanakan kembali melanjutkan perjalanan pada petang ini.
"Tadi sudah sempat memanasi mesin. (Informasi dari teknisi) Hari ini sudah selesai perbaikan dan melanjutkan perjalanan petang ini," ujarnya.
Penjelasan Pertamina
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga memastikan gangguan teknis pada kapal tersebut tidak mempengaruhi ketersediaan avtur secara nasional. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Verieza, mengatakan kapal MT Sungai Gerong merupakan salah satu armada yang digunakan untuk mendukung distribusi avtur di dalam negeri.
"Saat ini MT Sungai Gerong sedang menjalani proses perbaikan teknis di area perairan sekitar Yogyakarta sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional armada," kata Roberth dalam keterangan tertulis.
Ia memastikan proses tersebut tidak mengganggu pasokan avtur karena Pertamina telah menyiagakan kapal lain untuk mendukung distribusi.
"Pertamina sudah menyiagakan kapal lain untuk mengangkut avtur yaitu MT Commodore One yang sudah berada di Cilacap dan akan disusul MT Sei Pakning yang sedang dalam perjalanan ke Cilacap," ujarnya.
Menurutnya, seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan dan keandalan operasional agar distribusi energi tetap berjalan lancar.
"Dari sisi distribusi laut, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 345 kapal berbagai jenis untuk memastikan distribusi laut berjalan lancar selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri," jelasnya.
(aku/apl)












































Komentar Terbanyak
Suasana Kirab Peringati HUT Ke-80 Sultan HB X Pagi Ini
Lagi! Serangan Israel Tewaskan 2 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Alasan Keluarga Pilih Praka Farizal Dimakamkan di Makam Umum