Ular Sanca 3 Meter 'Pasrah' Ditangkap Usai Kekenyangan Mangsa Ayam

Regional

Ular Sanca 3 Meter 'Pasrah' Ditangkap Usai Kekenyangan Mangsa Ayam

Fahmi Labibinajib - detikJogja
Selasa, 10 Mar 2026 12:54 WIB
Proses evakuasi ular sanca kembang 15 kg yang makan ternak warga.
Proses evakuasi ular sanca kembang 15 kg yang makan ternak warga. (Foto: Dok. Damkar Kuningan)
Jogja -

Seekor ular sanca kembang atau Malayopython reticulus berukuran jumbo bikin kaget warga di Jalan Liang Panas, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Jawa Timur. Ular sepanjang tiga meter itu ditangkap saat kekenyangan usai memangsa ayam di kandang milik Bahrudin (57).

Ular sanca itu ditangkap pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Reptil berbobot mencapai 15 kilogram itu ditemukan Bahrudin saat hendak memberi makan ayam peliharannya.

"Ketika mau memberi makan ayam peliharaannya, Bahrudin melihat ada seekor ular jenis Sanca Kembang yang berukuran besar di dalam kandang ayam. Karena merasa panik, Bahrudin langsung menghubungi call center Kantor UPT Pemadam Kebakaran Kuningan meminta bantuan mengevakuasi ular tersebut," tutur Kepala UPT Damkar Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, dilansir detikJabar, Selasa (10/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damkar Kuningan pun langsung mengirim tim untuk mengevakuasi ular tersebut. Setiba di lokasi, petugas menemukan ular itu tampak lemas diduga kekenyangan usai menelan utuh satu ekor ayam.

ADVERTISEMENT

"Kondisi ular yang lemas karena telah memakan satu ekor ayam, membuat proses evakuasi menjadi lebih mudah karena ular tidak banyak bergerak dan melakukan perlawanan," jelasnya.

Proses evakuasi itu dilakukan dengan menjepit bagian kepala ular dan memasukkan tubuhnya ke dalam karung. Ular itu diduga merayap masuk dari area perkebunan yang rimbun di dekat kandang ayam milik Bahrudin.

"Dievakuasi langsung oleh empat petugas piket dalam waktu sekitar 6 menit. Selesai pukul 08.35 WIB. Panjang ularnya 3 meter beratnya 15 kg," ujar Arga.

Petugas damkar pun mengimbau warga agar waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke area permukiman. Sebagai antisipasi, warga bisa menutup lubang yang berpotensi menjadi pintu masuk, selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan wewangian yang tidak disukai ular.

Jika menemukan ular, warga diimbau segera melapor ke pihak berwenang atau call center damkar.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads