Viral Pajero Terjebak di Jalur Jip Wisata Kali Kuning Merapi Sleman

Viral Pajero Terjebak di Jalur Jip Wisata Kali Kuning Merapi Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Senin, 09 Mar 2026 12:05 WIB
Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi.buka suara soal video viral mobil Pajero terjebak di jalur wisata jip lava tour Merapi di Kali Kuning Sleman.
Jip lava tour Merapi di Kali Kuning, Sleman, Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Sleman -

Satu unit mobil Pajero terjebak saat masuk jalur wisata jip lava tour Merapi di Kali Kuning, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Video saat mobil itu terjebak di aliran sungai hingga proses evakuasinya menjadi viral di media sosial.

Video itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @wisatamerapi.id. Dalam postingan itu diunggah video mobil Pajero terjebak endapan lumpur dan pasir di aliran Kali Kuning. Dalam video itu, mobil berpelat BG tersebut kemudian ditarik oleh jip agar bisa keluar dari sungai.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Dardiri, saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/3) kemarin. Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi Kali Kuning memang penuh lumpur seusai banjir.

"Itu kemarin setelah banjir kan (jalur jip di Kali Kuning) belum dibenahi dan jip nggak masuk. Jadi nggak tahu, mungkin orang luar pulau, dari Palembang, akhirnya masuk. Begitu masuk langsung terjebak bekas lumpur itu, nggak bisa keluar walaupun 4x4," kata Dardiri saat dihubungi wartawan, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi di Kali Kuning sedang sepi. Sebab, saat bulan Ramadan tak banyak pengguna jasa jip wisata. Oleh karena itu Dardiri menduga ketika pengendara turun ke Sungai, tidak ada yang memberi peringatan.

"Kondisinya kan sepi, jip juga sepi. Mungkin tidak ada yang ngasih tahu. Padahal kan itu setelah banjir, dikiranya tidak apa-apa tapi ternyata lumpurnya banyak terus terjebak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mobil tersebut akhirnya bisa keluar setelah ditarik oleh satu unit jip. Dardiri bilang, butuh waktu sekitar satu setengah jam untuk bisa mengeluarkan mobil.

"Kebetulan saya yang menolong itu soalnya kan sepi nggak ada jip, nggak ada orang di situ. Sekitar satu setengah jam klir itu. Ditarik," katanya.

Lebih lanjut, pengelola jip wisata dalam waktu dekat belum akan membersihkan jalur di Kali Kuning yang dipenuhi lumpur bekas banjir. Setidaknya menunggu sampai cuaca mulai bersahabat dan pengguna jasa jip wisata mulai meningkat.

"Dari dulu, kalau puasa sepi. Jadi rencana belum dibenahi kalau nanti mungkin sudah H-7 Lebaran baru dibenahi," ujarnya.

Untuk saat ini pengelola jip fokus untuk membenahi armada yang ada. Sehingga saat musim libur Lebaran, ribuan armada di AJWLM bisa siap melayani wisatawan.

"Bulan puasa ini untuk pembenahan yang catnya masih bagus mungkin dari kaki-kaki, mungkin yang catnya jelek juga harus dibenahi," pungkasnya.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads