Sebuah paket misterius diterima oleh warga Padukuhan Bangeran, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo. Setelah dibuka, paket tersebut ternyata berisi dua mainan pocong berukuran kecil dan secarik kertas berisi pesan penjelasan.
Paket yang ditujukan kepada Sujarwo Prasetyo itu tiba pada Senin (25/5) pagi. Ia mengaku tidak pernah memesan barang apapun dan paket tersebut sudah dibayar.
"Tidak ada yang pesan dan tidak merasa pesan paket apa-apa, tiba-tiba ada kurir datang sekitar jam 09.30 WIB kirim paket dalam keadaan sudah terbayar," kata Sujarwo saat dihubungi wartawan, Selasa (26/5/2026).
Apesnya, paket diterima oleh sang istri dan saat itu juga langsung dibuka. Sontak ketika mengetahui isi dalam paket itu membuat istrinya kaget hingga berteriak.
"Sama istri saya dibuka kok isinya pocong sepasang, istri saya kaget sampai teriak-teriak," ucapnya.
Paket tersebut dikirim dari Pacitan, Jawa Timur, dan tidak tertera nomor telepon pengirim, hanya alamat rumah dan namanya. Ia mengaku selama ini tidak memiliki masalah dengan orang lain.
Sujarwo menjelaskan, selain mainan pocong, terdapat secarik kertas yang bertulisan 'Kami menjual mainan pocong kecil untuk dekorasi ruangan bernuansa horor. 100 persen tidak ada unsur gaib dan mistisnya. Jika anda merasa tidak membeli mainan ini atau kena prank teman anda, maka bakar saja mainan ini. Jangan digunakan ke hal negatif yang melanggar hukum'.
Akhirnya, ia memutuskan membakar paket tersebut di hadapan tetangga dan anggota kepolisian setempat agar tidak menimbulkan keresahan. Untuk saat ini, ia tidak melaporkan kejadian ini ke polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak laporan, tapi pas dibongkar ada dari Polsek Lendah. Kalau besok ada kiriman kayak gitu lagi baru saya laporan. Sudah dibakar karena khawatir pada takut nanti," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian. Ia menjelaskan bahwa pihak penerima memang belum ingin membuat laporan resmi.
"Dari petugas sudah mendatangi lokasi kejadian. Infonya memang demikian dikirim paket berisi pocong. Untuk saat ini yang bersangkutan masih belum melapor," kata Sarjoko.
Sarjoko mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau cemas berlebihan terkait pengiriman paket tersebut.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Curhat Pedagang di Jogja Malah Sepi Pembeli Usai Pasar Direnovasi