- Apa Itu Maag?
- Penyebab Kambuhnya Maag
- Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa 1. Hindari Makanan Pedas 2. Hindari Makanan yang Berminyak 3. Kurangi Konsumsi Santan dan Susu 4. Hindari Makanan yang Mengandung Gas Berlebih 5. Jaga Pola Makan Ketika Berpuasa 6. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah 7. Hindari Makan Berlebih 8. Makan dengan Perlahan 9. Jangan Tidur Setelah Makan 10. Pilih Menu Makanan yang Tepat
Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Namun, bagi seseorang yang menderita maag, menjalankan ibadah puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Banyak hal yang harus diperhatikan oleh penderita maag ketika berpuasa dan tentunya berbeda dengan orang biasa yang tidak menderita maag.
Melewatkan waktu makan adalah salah satu pemicu kambuhnya maag. Hal ini lantas menimbulkan kekhawatiran karena pada saat puasa, kita diwajibkan untuk tidak makan dan minum sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Artinya lambung akan berada di posisi kosong dalam jangka waktu yang lama.
Namun jangan khawatir detikers, menderita maag bukan berarti kamu tidak boleh berpuasa. Ada beberapa tips mencegah maag kambuh saat puasa yang bisa kamu terapkan agar puasa bisa berjalan lancar. Yuk, simak penjelasan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Maag?
Dikutip dari jurnal 'Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Asam Lambung Pada Orang Dewasa Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web' (2022) oleh Momy Dahlia Sinaga dan Alfannisa Annurullah Fajrin, maag atau gastritis adalah peradangan yang terjadi di lambung yang disebabkan meningkatnya rekreasi asam lambung serta iritasi atau perlukaan pada lambung. Penyakit maag dapat mengakibatkan penderitanya merasakan nyeri di ulu hati serta rasa mules pada perut akibat dari pola makan yang kurang teratur.
Penyebab Kambuhnya Maag
Secara umum, maag disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur atau tidak makan apapun dalam jangka waktu yang cukup lama. Akibatnya, kadar asam lambung meningkat sehingga permukaan lambung terkikis dan menimbulkan semacam tukak.
Dirangkum dari jurnal 'Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penyakit Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar' (2016) oleh Trimaya Cahya Mulat, berikut beberapa penyebab maag yang umum terjadi:
- Jadwal makan yang tidak teratur membuat lambung sulit beradaptasi dan dapat mengakibatkan kelebihan asam lambung dan akan mengiritasi dinding mukosa lambung. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk mencegah maag adalah makan tepat waktu.
- Maag juga bisa disebabkan karena stres. Stres dapat mengakibatkan perubahan hormonal di dalam tubuh yang dapat merangsang sel dalam lambung yang berlebihan.
- Mengkonsumsi makanan yang teksturnya keras dan dimakan dalam keadaan panas misalnya bakso bisa menjadi penyebab kambuhnya maag.
- Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh, makanan yang pedas dan asam, serta makanan yang mengandung gas seperti ubi, buncis, kol, dan lain sebagainya juga menjadi penyebab timbulnya maag.
Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa
Meskipun kamu memiliki riwayat penyakit maag, kamu tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan aman dan nyaman lho detikers. Berikut beberapa tips agar puasa lancar bagi penderita maag yang dirangkum dari laman Kemenkes dan laman Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
1. Hindari Makanan Pedas
Jika kamu menderita maag dan ingin menjalankan ibadah puasa dengan aman, salah satu tips yang bisa kamu ikuti adalah menghindari konsumsi makanan yang berdampak pada lambung baik ketika sahur maupun berbuka puasa. Contoh makanan yang berdampak buruk bagi lambung adalah makanan pedas. Makanan yang pedas secara langsung dapat menyebabkan iritasi di lambung. Dengan demikian, potensi munculnya maag akan semakin besar.
2. Hindari Makanan yang Berminyak
Selain makanan pedas, makanan yang berminyak juga harus dihindari untuk menjaga kesehatan lambung selama berpuasa. Lemak yang tidak sehat akan menyebabkan makanan lambat dicerna dan meningkatkan asam lambung. Oleh sebab itu, makanan seperti seblak yang memiliki kandungan minyak cukup besar sekaligus pedas harus kamu hindari selama puasa ya detikers.
3. Kurangi Konsumsi Santan dan Susu
Selain menghindari makanan pedas dan berminyak, kamu juga perlu membatasi konsumsi susu dan santan saat puasa. Hal ini dikarenakan dua jenis makanan ini dapat menghambat gerakan lambung dalam mengosongkan makanan. Oleh karenanya potensi maag kambuh juga semakin meningkat.
4. Hindari Makanan yang Mengandung Gas Berlebih
Penderita maag yang ingin melewati ibadah puasa dengan lancar dianjurkan untuk menghindari berbagai makanan yang menghasilkan gas berlebih. Misalnya umbi-umbian, seperti ketela, ubi, dan kentang serta kacang-kacangan. Mengkonsumsi makanan ini akan menyebabkan beberapa dampak bagi lambung seperti kembung dan begah. Hal ini akan memicu naiknya asam lambung yang mengakibatkan kambuhnya maag.
5. Jaga Pola Makan Ketika Berpuasa
Pada dasarnya, ibadah puasa merupakan kegiatan yang aman untuk dilaksanakan bagi seseorang yang menderita maag. Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah pentingnya menjaga pola makan ketika berpuasa. Jika kamu memiliki riwayat maag, utamakanlah berbuka dengan takjil yang tergolong ringan untuk lambung yang sudah seharian kosong. Kamu bisa melanjutkan dengan makan besar setelah sholat maghrib dengan porsi makanan yang tidak terlalu banyak agar tidak kekenyangan.
6. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Selain memperhatikan makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi, penderita maag yang ingin menjalankan ibadah puasa dengan tenang dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Kandungan serat pada makanan ini baik untuk kesehatan lambung. Sayur dan buah bermanfaat untuk menetralkan asam lambung, mengurangi peradangan dan mencegah kambuhnya maag.
7. Hindari Makan Berlebih
Makan dengan porsi yang berlebihan ketika berbuka puasa maupun sahur akan menyebabkan gangguan pencernaan dan peningkatan asam lambung. Hal ini disebabkan makanan yang terlalu banyak di perut bisa memberi tekanan pada lambung sehingga asam lambung menjadi naik. Selain itu, makanan yang berlebih menyebabkan perut membutuhkan waktu lebih banyak untuk mencernanya.
8. Makan dengan Perlahan
Penting untuk makan dengan perlahan ketika kamu menjalankan ibadah puasa. Makan terlalu cepat apalagi disertai dengan mengobrol akan menyebabkan banyak udara yang masuk ke dalam saluran pencernaan sehingga dapat menyebabkan rasa mulas atau kembung. Hal ini akan menyebabkan potensi maag kambuh semakin besar.
9. Jangan Tidur Setelah Makan
Kebiasaan buruk yang sering terjadi saat bulan puasa adalah langsung tidur setelah makan, terutama saat sahur. Rasa kantuk yang besar menyebabkan orang-orang menyepelekan jeda antara makan dan tidur. Padahal, langsung tidur setelah makan dapat memicu kambuhnya maag lho detikers.
10. Pilih Menu Makanan yang Tepat
Ketika berbuka dan sahur, pilihlah makanan yang sesuai untuk dikonsumsi oleh penderita maag seperti nasi atau oatmeal. Kandungan karbohidrat yang terdapat dalam makanan ini dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya maag saat berpuasa. Selain nasi dan oatmeal, makanan lain yang disarankan untuk penderita maag adalah daging rendah lemak seperti dada ayam atau ikan, dan buah yang tidak asam seperti pir, apel, dan pisang.
Selain memilih jenis makanan yang tepat, kamu juga harus memperhatikan cara pengolahan makanan untuk dikonsumsi. Utamakan makanan yang diolah dengan cara dikukus, direbus atau dipanggang. Makanan yang diolah dengan cara ini akan membantu lambung mencerna dengan lebih mudah dan mencegah timbulnya risiko maag.
Demikianlah penjelasan mengenai 10 tips mencegah maag kambuh saat menjalankan ibadah puasa agar ibadah menjadi lancar. Semoga artikel ini bermanfaat ya detikers!
Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/apl)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja