- 4 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan 1. Saat Berbuka 2. Selama Berpuasa 3. Waktu Sahur 4. Malam Lailatul Qadar
- Kumpulan Doa Bulan Ramadan 1. Doa Buka Puasa Sesuai HR Abu Daud 2. Doa Buka Puasa Sesuai HR Bukhari dan Muslim 3. Doa Malam Lailatul Qadar 4. Doa Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat 5. Doa Mohon Ampunan dan Keselamatan di Dunia dan Akhirat
Bulan Ramadan merupakan bulan suci penuh keistimewaan yang ditunggu-tunggu umat Islam. Sepanjang bulan ini, umat Islam tidak hanya diwajibkan untuk berpuasa, tetapi juga melakukan amalan lainnya. Umat Islam pun dianjurkan memperbanyak doa karena bulan ini penuh dengan waktu mustajab untuk berdoa.
Dikutip dari laman NU Online, firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 186 telah menegaskan bahwa Allah akan mengabulkan permohonan orang yang berdoa, tetapi perlu diikuti dengan memenuhi perintah-Nya dan beriman kepada-Nya.
Umat Islam yang berpuasa termasuk golongan orang yang berada dalam kondisi ketaatan dan menahan diri dari segala segala hal yang membatalkan puasa karena Allah SWT. Oleh karena itu, puasa Ramadan menjadikan doa seorang muslim menjadi mustajab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keistimewaan bulan Ramadan ini perlu dimanfaatkan, begitu juga waktu mustajab untuk berdoanya. Kapan saja? Berikut 4 waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan.
4 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan
1. Saat Berbuka
Berdasarkan buku Fiqih Puasa oleh Dr Yusuf Qardhawi, salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa adalah waktu berbuka. Hal ini sebagaimana HR Ibnu Majah yang diriwayatkan dari Abdullah bin Amr berikut ini.
"Bagi orang yang berpuasa, saat ia berbuka ada doa yang tidak tertolak."
Doa yang dipanjatkan bisa apa saja, baik untuk kebaikan dunia dan akhirat, untuk diri sendiri, maupun untuk kaum muslimin lainnya.
2. Selama Berpuasa
Dikutip dari laman NU Online Banten, puasa Ramadan merupakan ibadah yang penuh kemuliaan. Salah satunya adalah terkabulnya doa bagi orang-orang yang berpuasa. Dalil terkait terkabulnya doa orang yang berpuasa ini tercantum dalam HR Tirmidzi berikut ini.
"Tiga orang yang doa mereka tidak tertolak, yaitu seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa yang adil, dan doanya orang yang dizalimi. Allah akan mengangkat doanya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman, 'Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya.'"
Selain itu, Imam Nawawi menerangkan bahwa terdapat sunnah bagi orang yang berpuasa untuk berdoa. Doa yang dipanjatkan bisa berupa doa berisi berbagai hajat duniawi maupun akhirat, doa untuk orang-orang yang dicintai, maupun doa untuk kaum muslim.
3. Waktu Sahur
Waktu sahur, tepatnya di sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Dikutip dari laman NU Online, hal ini sesuai dengan HR Bukhari berikut ini.
"Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Dia berfirman, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan; siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan aku berikan; dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.'"
4. Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam terbaik di bulan Ramadan dengan keutamaan lebih dari 1000 bulan. Al-Qurthubi dalam Al-Jami li Ahkamil Quran menjelaskan bahwa pada malam tersebut, para malaikat turun dari langit dan Sidratul Muntaha ke bumi, mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia, sampai terbit fajar.
Meski termasuk mustajab untuk berdoa, malam Lailatul Qadar tidak dapat diketahui waktunya secara pasti. Oleh karena itu, sebaiknya doa malam Lailatul Qadar dan doa lainnya dibaca setiap malam sepanjang bulan Ramadan.
Kumpulan Doa Bulan Ramadan
Dr Yusuf Qardhawi dalam bukunya yang bertajuk Fiqih Puasa menjelaskan bahwa doa yang dibaca selama puasa Ramadan dapat berupa doa apapun dan bisa ditujukan untuk siapapun. Namun, detikers juga bisa membaca doa-doa yang tercantum dalam Al-Quran dan hadis sebagai berikut.
1. Doa Buka Puasa Sesuai HR Abu Daud
Doa paling utama untuk dibaca ketika berbuka adalah doa yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar. Bacaan doa yang tercantum dalam HR Abu Daud ini adalah sebagai berikut.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Latinnya: Dzahabazoma'u wabtalatil 'uruqu wa-tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: "Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat semua, dan tetaplah pahala, insya Allah."
2. Doa Buka Puasa Sesuai HR Bukhari dan Muslim
Dikutip dari buku Panduan Puasa oleh Muhammad Ali, hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga menyebutkan doa buka puasa lainnya dengan bacaan sebagai berikut.
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْن
Latinnya: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrahimin.
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
3. Doa Malam Lailatul Qadar
Dirujuk dari NU Online, terdapat 2 versi doa yang biasa dibaca pada malam Lailatul Qadar dengan redaksi doa yang mirip. Versi pertama tercantum dalam HR At-Tirmidzi berikut ini.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّكَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latinnya: Allahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni ('anna jika dibaca berjamaah).
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)."
Adapun versi kedua tercantum dalam hadits riwayat 5 Imam kecuali Abu Daud dengan bacaan sebagai berikut.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latinnya: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni ('anna jika dibaca berjamaah).
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)."
4. Doa Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
Dikutip dari buku Strategi Jitu Meraih Lailatul Qadar oleh Candra Nila Murti Dewojati, salah satu doa yang bisa diamalkan selama bulan Ramadan adalah doa sapu jagat. Doa ini tercantum dalam surat Al-Baqarah ayat 201 dengan bacaan sebagai berikut.
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latinnya: Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa 'adzaabannaar.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka."
5. Doa Mohon Ampunan dan Keselamatan di Dunia dan Akhirat
Dalam HR Abu Daud, terdapat salah satu doa yang biasa dijadikan amalan dzikir pagi. Doa ini pun dapat dibaca selama bulan Ramadan.
اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Latinnya: Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'afiyata fid dunyaa wal aakhirah. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyata fi diinii wa dunyaaya wa ahlii wa malii. Allahummastur 'auratii wa aamin rau'atii. Allahummahfazni min baini yadayya wa min khalfii wa 'an yamiinii wa 'an syimalii wa min fauqii wa a'uuzu bi 'azamatika an ughtaala min tahtii.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah kesalahanku dan amankanlah rasa ketakutanku. Ya Allah, jagalah diriku, baik dari depan maupun dari belakang, dari kanan maupun kiri, dan dari atasku. Dan aku memohon perlindungan dengan kebesaran-Mu agar tidak diculik dari arah bawahku."
Nah, itu dia 4 waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan beserta kumpulan doanya. Semoga membantu!
Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(alg/dil)












































Komentar Terbanyak
Fakta-fakta Anggota Joxzin Dibunuh Saat Tidur Bersama Anak-Istri di Bantul
Perjalanan Eks Kapolresta Sleman Didemosi Buntut Gaduh Kasus Hogi Minaya
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran, Ini Sosoknya