Renungan Harian Katolik 27 Februari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Pertobatan Hati

Renungan Harian Katolik 27 Februari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Pertobatan Hati

Santo - detikJogja
Jumat, 27 Feb 2026 04:00 WIB
Renungan harian Katolik
Renungan harian Katolik. (Foto: Arina Krasnikova/Pexels)
Jogja -

Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.

Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 27 Februari 2026 merupakan hari biasa dengan peringatan kisah Santo Gabriel Possenti, Pengaku Iman; dan Santo Leander, Uskup. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah ungu.

Mengangkat tema tentang pertobatan hati, mari simak renungan Katolik hari Jumat, 27 Februari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh S Advent Novianto SJ. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Katolik Hari Ini Jumat, 27 Februari 2026

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 27 Februari 2026

Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 27 Februari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Yeh. 18:21-28; dilanjut Mazmur Mzm. 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-8; bacaan Injil Mat. 5:20-26; dan bacaan ofisi Kel 12:21-36. Berikut ini uraian lengkapnya:

ADVERTISEMENT

Bacaan I Yeh. 18:21-28

  • Yeh 18:21 Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
  • Yeh 18:22 Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.
  • Yeh 18:23 Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
  • Yeh 18:24 Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik?apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya.
  • Yeh 18:25 Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat?
  • Yeh 18:26 Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.
  • Yeh 18:27 Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya.
  • Yeh 18:28 Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

Bacaan Mazmur Mzm. 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-8

  • Mzm 130:1 Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan!
  • Mzm 130:2 Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
  • Mzm 130:3 Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
  • Mzm 130:4 Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
  • Mzm 130:4 Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
  • Mzm 130:5 Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.
  • Mzm 130:6 Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
  • Mzm 130:7 Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel! Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.
  • Mzm 130:8 Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.

Bacaan Injil Mat. 5:20-26

  • Mat 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
  • Mat 5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
  • Mat 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
  • Mat 5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
  • Mat 5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
  • Mat 5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
  • Mat 5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Bacaan Ofisi Kel 12:21-36

  • Kel 12:21 Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka: "Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah.
  • Kel 12:22 Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.
  • Kel 12:23 Dan Tuhan akan menjalani Mesir untuk menulahinya; apabila Ia melihat darah pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu itu, maka Tuhan akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk menulahi.
  • Kel 12:24 Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu.
  • Kel 12:25 Dan apabila kamu tiba di negeri yang akan diberikan Tuhan kepadamu, seperti yang difirmankan-Nya, maka kamu harus pelihara ibadah ini.
  • Kel 12:26 Dan apabila anak-anakmu berkata kepadamu: Apakah artinya ibadahmu ini?
  • Kel 12:27 maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi Tuhan yang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita." Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah.
  • Kel 12:28 Pergilah orang Israel, lalu berbuat demikian; seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa dan Harun, demikianlah diperbuat mereka.
  • Kel 12:29 Maka pada tengah malam Tuhan membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan.
  • Kel 12:30 Lalu bangunlah Firaun pada malam itu, bersama semua pegawainya dan semua orang Mesir; dan kedengaranlah seruan yang hebat di Mesir, sebab tidak ada rumah yang tidak kematian.
  • Kel 12:31 Lalu pada malam itu dipanggilnyalah Musa dan Harun, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tengah-tengah bangsaku, baik kamu maupun orang Israel; pergilah, beribadahlah kepada Tuhan, seperti katamu itu.
  • Kel 12:32 Bawalah juga kambing dombamu dan lembu sapimu, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan pohonkanlah juga berkat bagiku."
  • Kel 12:33 Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata mereka: "Nanti kami mati semuanya."
  • Kel 12:34 Lalu bangsa itu mengangkat adonannya, sebelum diragi, dengan tempat adonan mereka terbungkus dalam kainnya di atas bahunya.
  • Kel 12:35 Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain.
  • Kel 12:36 Dan Tuhan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu, sehingga memenuhi permintaan mereka. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir itu.

Renungan Harian Katolik Jumat 27 Februari 2026

Pada Masa Prapaskah ini, kita kembali diajak oleh Injil Matius untuk melihat esensi terdalam dari iman kita. Esensi itu adalah pertobatan hati yang tidak hanya berupa ritual ataupun aturan yang wajib kita jalankan.

Iman bukanlah sekadar menghafal isi Kitab Suci seperti burung beo yang mengikuti tuannya berbicara. Iman tampil autentik dalam cara kita bertindak dan bersikap kepada saudara-saudari kita.

Hari ini, Tuhan mau mengajak kita untuk melihat lebih jauh bagaimana kita beriman. Kita beriman hendaknya dengan mengikuti cara Yesus bertindak. Ini seperti doa dari Pedro Arrupe SJ:

"Ajarilah aku, Tuhan, bagaimana Engkau mendengarkan, agar aku peka terhadap jeritan dan harapan sesama. Ajarilah aku bagaimana Engkau berbicara, agar kata-kataku membawa penghiburan dan kebenaran. Ajarilah aku bagaimana Engkau mengasihi, agar hatiku tidak sempit dan tertutup. Ajarilah aku bagaimana Engkau melayani, agar hidupku menjadi persembahan bagi-Mu dan bagi sesama. Bentuklah hatiku seturut hati-Mu, supaya dalam segala hal aku semakin menyerupai Engkau. Amin."

Doa adalah wujud pertobatan hati, di mana kita mau melihat inti iman Katolik kita, yakni Yesus. Kita mau berbuat seperti yang dibuat Yesus yang mendengar, berkata, mengasihi, dan melayani.

Karena itu, syarat pertobatan pada Masa Prapaskah adalah pertobatan hati, supaya kita memiliki disposisi yang tepat untuk berbuah. Kita tidak hanya menjalani Masa Prapaskah ini hanya demi aturan, tetapi karena hati kita sungguh tergerak untuk berubah dan berbuah.

Pertanyaan untuk direfleksikan:

Pertobatan hati macam apa yang mau kita lakukan pada Masa Prapaskah ini? Hal konkret apa yang mau kita lakukan sebagai wujud pertobatan?

Doa Katolik Hari Ini

Tuhan Yang Maha Rahim, dalam masa tobat ini kami menyiapkan diri untuk merayakan Paska. Berilah rahmat-Mu, agar usaha kami berguna bagi kemajuan rohani kami.

Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Demikian renungan harian Katolik hari ini Jumat, 27 Februari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.

FAQ

1. Renungan harian Katolik 27 Februari 2026 tentang apa?

Renungan Katolik hari ini 27 Februari 2026 mengangkat refleksi tentang pertobatan hati yang dapat diwujudkan salah satunya dengan berdoa.

2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 27 Februari 2026?

Bacaan Injil Katolik 27 Februari 2026 adalah Matius 5 mulai dari ayat 20 sampai 26.

3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 27 Februari 2026?

Dalam renungan harian Katolik 27 Februari 2026, kita juga merenungi kisah Santo Gabriel Possenti (Pengaku Iman), dan Santo Leander (Uskup).



(sto/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads