Renungan Harian Katolik 24 Februari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Doa Bapa Kami

Renungan Harian Katolik 24 Februari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Doa Bapa Kami

Santo - detikJogja
Selasa, 24 Feb 2026 04:00 WIB
Renungan harian Katolik
Renungan harian Katolik. (Foto: jcomp/Freepik)
Jogja -

Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.

Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 24 Februari 2026 merupakan hari biasa dengan peringatan kisah Santo Montanus dan Lucius dkk, Martir. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah ungu.

Mengangkat tema tentang Doa Bapa Kami, mari simak renungan Katolik hari Selasa, 24 Februari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh S Advent Novianto SJ. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 24 Februari 2026

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 24 Februari 2026

Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 24 Februari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Yes. 55:10-11; dilanjut Mazmur Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19; bacaan Injil MMat. 6:7-15; dan bacaan ofisi Kel 6:29-7:25. Berikut ini uraian lengkapnya:

ADVERTISEMENT

Bacaan I Yes. 55:10-11

  • Yes 55:10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,
  • Yes 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bacaan Mazmur Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19

  • Mzm 34:4 (34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
  • Mzm 34:5 (34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
  • Mzm 34:6 (34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
  • Mzm 34:7 (34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
  • Mzm 34:16 (34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.
  • Mzm 34:17 (34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
  • Mzm 34:18 (34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
  • Mzm 34:19 (34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

Bacaan Injil Mat. 6:7-15

  • Mat 6:7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
  • Mat 6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
  • Mat 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
  • Mat 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
  • Mat 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
  • Mat 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
  • Mat 6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
  • Mat 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
  • Mat 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Bacaan Ofisi Kel 6:29-7:25

  • Kel 6:29 (6-28) TUHAN berfirman kepadanya: "Akulah TUHAN; katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, segala yang Kufirmankan kepadamu."
  • Kel 6:30 (6-29) Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Bukankah aku ini seorang yang tidak petah lidahnya, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku?"
  • Kel 7:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.
  • Kel 7:2 Engkau harus mengatakan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan Harun, abangmu, harus berbicara kepada Firaun, supaya dibiarkannya orang Israel itu pergi dari negerinya.
  • Kel 7:3 Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir.
  • Kel 7:4 Bilamana Firaun tidak mendengarkan kamu, maka Aku akan mendatangkan tangan-Ku kepada Mesir dan mengeluarkan pasukan-Ku, umat-Ku, orang Israel, dari tanah Mesir dengan hukuman-hukuman yang berat.
  • Kel 7:5 Dan orang Mesir itu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, apabila Aku mengacungkan tangan-Ku terhadap Mesir dan membawa orang Israel keluar dari tengah-tengah mereka."
  • Kel 7:6 Demikianlah diperbuat Musa dan Harun; seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka, demikianlah diperbuat mereka.
  • Kel 7:7 Adapun Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara kepada Firaun.
  • Kel 7:8 Dan TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:
  • Kel 7:9 "Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat, maka haruslah kaukatakan kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka tongkat itu akan menjadi ular."
  • Kel 7:10 Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan para pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular.
  • Kel 7:11 Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
  • Kel 7:12 Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.
  • Kel 7:13 Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya?seperti yang telah difirmankan TUHAN.
  • Kel 7:14 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi.
  • Kel 7:15 Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai; nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya berubah menjadi ular.
  • Kel 7:16 Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.
  • Kel 7:17 Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah,
  • Kel 7:18 dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."
  • Kel 7:19 TUHAN berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ambillah tongkatmu, ulurkanlah tanganmu ke atas segala air orang Mesir, ke atas sungai, selokan, kolam dan ke atas segala kumpulan air yang ada pada mereka, supaya semuanya menjadi darah, dan akan ada darah di seluruh tanah Mesir, bahkan dalam wadah kayu dan wadah batu."
  • Kel 7:20 Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN; diangkatnya tongkat itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata Firaun dan pegawai-pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi darah;
  • Kel 7:21 matilah ikan di sungai Nil, sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat meminum air dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada darah.
  • Kel 7:22 Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.
  • Kel 7:23 Firaun berpaling, lalu masuk ke istananya dan tidak mau memperhatikan hal itu juga.
  • Kel 7:24 Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.
  • Kel 7:25 Demikianlah genap tujuh hari berlalu setelah TUHAN menulahi sungai Nil.

Renungan Harian Katolik Selasa 24 Februari 2026

Hari ini, Yesus mengajarkan kita arti dari doa. Kita semua sering berdoa, namun apakah kita sungguh tahu arti doa yang kita panjatkan? Paus Fransiskus mengatakan bahwa doa adalah "berbicara dengan Allah seperti seorang anak berbicara kepada ayahnya".

Doa tidak harus selalu indah atau sempurna. Yang penting adalah kejujuran hati. Bapa Suci juga mengatakan bahwa doa sejati muncul ketika kita sadar bahwa kita membutuhkan Tuhan. Orang yang merasa cukup dengan dirinya sendiri sulit untuk sungguh berdoa.

Yesus hari ini memperkenalkan Doa Bapa Kami kepada kita, sebuah doa yang komplet bagi umat beriman. Melalui Doa Bapa Kami, kita sebenarnya diajak untuk memahami arti kepercayaan penuh seorang anak kepada ayahnya.

Kita juga diajak untuk membangun rasa persaudaraan di dalam Bapa, untuk berharap akan hadirnya Kerajaan Allah, dan untuk bisa mengampuni. Ini adalah doa yang mampu mengantar kita menjadi anak-anak Allah yang sejati.

Anak-anak yang akan dibaptis dan menerima komuni pertama semuanya diajak untuk mengenal Doa Bapa Kami. Doa inilah yang menjadi fondasi hidup iman kita. Kita diajak untuk selalu sadar bahwa kita adalah anak yang punya Bapa yang selalu ada untuk kita.

Seperti yang Paus Fransiskus katakan, doa adalah sebuah relasi dan membutuhkan kejujuran. Doa Bapa Kami adalah doa dari Yesus yang membangun relasi antara kita dan Bapa.

Pertanyaan untuk kita: Bagaimana kita menjalankan hidup doa kita pada Masa Prapaskah ini? Maukah kita berelasi lebih erat dengan Bapa sepanjang Masa Prapaskah ini dan seterusnya?

Doa Katolik Hari Ini

Tuhan, kerinduan kami, pandanglah umatMu ini. Semoga dalam menjalani masa tobat, hati kami selalu bergembira karena rindu akan Dikau.

Demi Yesus Kristus, PutraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 24 Februari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.

FAQ

1. Renungan harian Katolik 24 Februari 2026 tentang apa?

Renungan Katolik hari ini 24 Februari 2026 mengangkat refleksi tentang Doa Bapa Kami.

2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 24 Februari 2026?

Bacaan Injil Katolik 24 Februari 2026 adalah Matius 6 mulai dari ayat 7 sampai 15.

3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 24 Februari 2026?

Dalam renungan harian Katolik 24 Februari 2026, kita juga merenungi kisah Santo Montanus dan Lucius dkk (Martir).



(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads