Ramai di sosial media soal keluhan masyarakat terhadap layanan Trans Jogja jalur 14. Dinas Perhubungan (Dishub) DIY pun buka suara mengenai itu.
Keluhan tersebut seperti diunggah di akun X @merapi_uncover. Dalam unggahan tersebut dituliskan beberapa keluhan seperti waktu tunggu sampai 1,5 jam lebih, jadwal tidak fleksibel, penumpukan penumpang, hingga kondisi armada yang usang.
"Kami harapkan adanya peran aktif @kabarsleman @perhubungansleman dan @dishubdiy dalam menyelesaikan permasalahan pada jalur 14 Trans Jogja (Adisutjipto-Pakem) ini. Semoga ada solusi yang diberikan atas permasalahan ini," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widaystuti mengatakan bahwa jalur 14 merupakan jalur sementara pengganti layanan Teman Bus. Ia menjelaskan, penyediaan angkutan pedesaan pada jalur tersebut berada di bawah kewenangan Pemkab Sleman.
"Jalur 14 Trans Jogja merupakan trayek pengganti sementara dari BTS (Teman Bus), dan seharusnya menggunakan angkutan pedesaan yang wajib disediakan oleh Pemkab Sleman," ujar Erni saat dihubungi detikJogja, Rabu (5/2/2026).
Erni mengatakan, Dishub DIY telah bekoordinasi dengan Pemkab Sleman untuk menangani kebutuhan transportasi selama masa transisi. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memfasilitasi pelajar agar tetap mendapatkan layanan transportasi yang memadai.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sleman dan pada masa transisi akan memfasilitasi anak-anak sekolah dengan bus sekolah," jelasnya.
"Lebih lanjut silakan komunikasi dengan Pemkab Sleman," pungkasnya.
(dil/afn)












































Komentar Terbanyak
Suasana Kirab Peringati HUT Ke-80 Sultan HB X Pagi Ini
Lagi! Serangan Israel Tewaskan 2 Prajurit TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Alasan Keluarga Pilih Praka Farizal Dimakamkan di Makam Umum