Sebanyak 130 makam di kompleks Makam Ringin Mulyo, Pedukuhan Kringinan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, dipindahkan. Pemindahan jenazah para leluhur ini dilakukan lantaran lahan makam tersebut terkena proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo.
Ketua Panitia Pemindahan Makam Ringin Mulyo, Antonius Kunto Raharjo, menjelaskan bahwa proses pemindahan ini sebenarnya telah direncanakan sejak lama. Sebagian lahan makam lama tersebut berada di lokasi yang bakal menjadi area pintu tol Purwomartani.
"Rencana semula ada 113 jiwa atau leluhur yang terdampak. Namun setelah proses berjalan, jumlahnya bertambah menjadi 130 jenazah," ujar Kunto saat ditemui detikJogja, Kamis (5/2/2026).
Sebanyak 130 makam di Padukuhan Kringinan, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, dipindahkan karena terdampak tol Jogja-Solo, Kamis (5/2/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja |
Kunto merinci, dari 130 jenazah tersebut, 10 di antaranya dipindahkan ke Makam Karang Kalasan atas permintaan ahli waris. Adapun sisanya dipindahkan ke lahan makam baru di kampung Dogongan.
"Jadi dari makam lama yang di Dusun Kringinan dipindah ke makam baru. Di Dogongan, Padukuhan Kringinan. Jadi masih dalam satu lingkup padukuhan," ujarnya.
Ada pula makam sesepuh cikal bakal wilayah tersebut, yaitu Mbah Kiai Ringin, yang hanya digeser posisinya namun tetap berada di wilayah Kringinan. Sedangkan makam Mbah Kiai Dogong dan Nyai Dogong turut dipindahkan ke lokasi baru di Dogongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jarak dari makam lama ke makam baru itu sekitar 700 meter melewati Jalan Raya Jogja Solo juga melewati rel kereta api," kata Kunto.
Kunto melanjutkan, lahan makam baru yang berlokasi di Dogongan tersebut berdiri di atas tanah Sultan Ground (SG). Dia menyebut pihak kelurahan sebelumnya telah mengajukan permohonan penggunaan lahan dan telah mendapatkan persetujuan.
"Makam baru itu luasnya 600 meter persegi. Untuk makam itu yang disetujui adalah penggunaan Sultan Ground," ujarnya.
Terkait pembiayaan, seluruh proses ini didanai oleh pihak Jasa Marga selaku pemrakarsa Tol Jogja-Solo. Saat ini proses pemindahan inti telah selesai dilakukan dan sudah diserahterimakan kepada panitia dengan disaksikan oleh Lurah setempat.
Tahap selanjutnya adalah merapikan tata letak makam dan pemasangan nisan yang akan dikerjakan secara mandiri oleh panitia.
"Untuk pemindahan makam dari 130 makam tadi dan dikerjakan sejak kemarin (Rabu), sudah selesai hari ini," pungkasnya.
(dil/alg)













































Komentar Terbanyak
Viral Pasangan Mesum di Taksi Online, Begini Cerita Sopirnya
Heboh Pengelola Pemancingan di Gunungkidul Dipolisikan Usai Tangkap Maling Ikan
Saat Warga Jogja Ramai-ramai Uber Pelaku Pelecehan hingga Gorong-gorong