Viral di media sosial video kecelakaan mobil terperosok di parit dekat Selokan Mataram, Sleman, siang tadi. Pengendara mobil ternyata gagal manuver saat melaju mundur.
Postingan mobil terperosok ke Selokan Mataram itu diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam video terlihat mobil itu miring ke kanan dan tersangkut bibir selokan.
Dalam narasi disebutkan pengemudi mobil merupakan anak di bawah umur yang panik dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dalam narasi itu juga disebutkan jika mobil itu awalnya melaju di jalur motor sehingga sempat menghalangi pengguna jalan lainnya sebelum terperosok ke selokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, saat dimintai konfirmasi menyebut kecelakaan itu melibatkan satu unit mobil Toyota Calya pada pukul 13.00 WIB tadi. Mobil itu dikendarai pemuda inisial MRSP. Argo meluruskan kabar jika pengendara itu bukan anak di bawah umur, melainkan sudah berusia 20 tahun.
"Kecelakaan di Jalan Selokan Mataram, tepatnya di sebelah barat Kopi Ponti, Dusun Karanglo, Purwomartani, Kalasan. Laka melibatkan mobil yang dikemudikan MRSP (20), warga Kota Salatiga," kata Argo saat dihubungi wartawan, Jumat (29/5/2016).
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa bermula saat kendaraan melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bermaksud memundurkan kendaraan.
"Pengemudi bermaksud mundur untuk kembali ke jalan beraspal. Namun kendaraan justru masuk ke parit di sisi utara Selokan Mataram," jelasnya.
Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan piket lalu lintas Polsek Kalasan untuk penanganan lebih lanjut.
"Pengemudi menolak ditangani kepolisian," ucapnya.
Argo memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera.
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan pada bagian bemper kanan depan dan pintu kanan depan. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 2.000.000.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dan memperhatikan situasi sekitar saat melakukan manuver. Termasuk ketika berhenti atau memundurkan kendaraan di tepi jalan.
"Utamakan keselamatan dengan memastikan area sekitar aman guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.
(ams/apu)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping