Pelatih PSS Sleman di Championship 2025/2026, Ansyari Lubis, dipastikan tetap menjadi bagian dari Super Elja untuk kompetisi Super League musim depan. Kabar itu disampaikan langsung oleh Ansyari.
"Kemarin Coach Peter, terus manajer, juga sudah memberikan sinyal saya tetap dipertahankan," kata Ansyari saat dihubungi wartawan, Jumat (29/5/2026).
Ansyari mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari manajemen dan tim pelatih PSS. Menurutnya, atmosfer sepakbola di Sleman menjadi salah satu alasan dirinya betah berada di lingkungan Super Elja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atmosfer sepakbolanya luar biasa, suporternya luar biasa, dan kebersamaannya juga luar biasa. Sinergi antara manajemen, suporter, dan lingkungan yang ada di sini sangat membantu sebenarnya buat karier seorang pemain, juga seorang pelatih," ujarnya.
Meski belum mengetahui posisi yang akan diembannya pada musim depan, pelatih berusia 55 tahun itu mengaku senang bisa kembali membersamai klub berjuluk Laskar Sembada tersebut.
Ansyari bahkan menyebut dirinya sudah sangat mencintai PSS . Karena itu, dia turut menyampaikan terima kasih kepada manajemen dan pelatih kepala Pieter Huistra yang kembali memberinya kepercayaan.
"Coach Peter itu sudah seperti guru yang sangat luar biasa buat kami. Sebagai pelatih, sebagai teman, sebagai orang yang kami tuakan, dia menjadi panutan kami semua," tegasnya.
Sementara itu, Pieter Huistra menilai Ansyari merupakan sosok penting dalam perjalanan PSS Sleman musim ini. Menurutnya, Ansyari berperan dalam keberhasilan Super Elja kembali ke kasta tertinggi.
"Saya bangga padanya, saya senang dia mendapatkan pengalaman ini. Dia berkembang pesat, dia melakukannya dengan baik, dan kami sangat senang memilikinya di jajaran staf kami," kata Pieter.
(afn/ams)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping