Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono (HB) X 2026 bakal kembali digelar di Jogja. Kejuaraan ini bakal diikuti peserta dari seluruh Indonesia dan akan menjadi ajang seleksi kejuaraan internasional.
Kejuaraan Marching Band Piala Raja HB X 2026 dijadwalkan digelar pada 23-25 Oktober 2026 mendatang. Mata lomba yang dipertandingkan meliputi Street Parade (Parade), Concert Band (Konser Duduk), Concert Marching Art (Konser), dan Marching Field Show (Display) yang nantinya akan dikategorikan dalam klasemen Junior Non Brass, Junior Brass, Senior Non Brass, Senior Brass, Umum, dan Military Band. Rangkaian kegiatan akan berlangsung di sepanjang jalan Malioboro dan GOR Amongrogo, Kota Jogja.
Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC), Sehat Kurniawan Saiman, menyebut Piala Raja sebagai salah satu kejuaraan marching band terbaik di Asia saat ini. Menurutnya, kualitas peserta, penyelenggaraan, hingga sistem penjurian menjadi faktor utama kepercayaan internasional tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyelenggaraan Piala Raja ini bisa saya katakan sebagai salah satu kejuaraan marching band terbaik di Asia. Dari kualitas peserta hingga penyelenggaraannya sangat rapi dan on time," kata Sehat saat jumpa pers di Depok, Sleman, Minggu (1/2/20260.
Ia menjelaskan Piala Raja dinilai memiliki standar tinggi karena melibatkan juri internasional dalam jumlah besar. Dewan juri berasal dari berbagai negara seperti Taiwan, Malaysia, hingga Singapura.
"Hampir 95 persen dewan juri merupakan juri asing, hanya satu perwakilan dari Indonesia. Ini membuat peserta yakin bahwa kompetisi berjalan dengan baik, bersih, dan adil," ujarnya.
Dengan standar tersebut, dua event organizer dunia memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk menyeleksi marching band terbaik. Dua ajang internasional itu yakni World Music Contest (WMC) di Kerkrade, Belanda, serta Spasskaya Tower Festival di Rusia.
"Dua event besar dunia itu meminta Indonesia untuk menyeleksi siapa marching band terbaik yang bisa tampil di sana. Asian Marching Band Confederation kemudian menunjuk Piala Raja sebagai event organizer untuk melakukan seleksi tersebut," jelas Sehat.
Sementara itu, Ketua Panitia Piala Raja HB X 2026, Nolik Maryono, mengungkapkan proses administratif telah dimulai. Ia menyebut antusias peserta cukup besar pada edisi kali ini.
"Total peserta sementara ini 69 tim itu dari seluruh Indonesia ya. Dari wilayah Sumatera ada, wilayah Jawa hampir seluruhnya, kemudian Kalimantan, Sulawesi. Untuk Papua tahun ini absen dulu," kata Nolik.
Nolik menambahkan, minat dari peserta mancanegara sebenarnya cukup besar. Namun, karena keterbatasan persyaratan, panitia memutuskan untuk menunda keikutsertaan peserta dari luar negeri.
"Ada beberapa peserta dari Thailand, Malaysia, kemudian Filipina, dan satu lagi yang terjauh itu dari Afrika Selatan. Itu sudah konfirmasi kepada kami, tetapi kami kemarin sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, untuk sementara kita tunda dulu nggih karena ada beberapa persyaratan yang harus kita siapkan," pungkasnya.
(apu/ams)












































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja