Postingan bernarasi maraknya pencurian gas melon di Kapanewon Bambanglipuro dengan modus mengaku dari Pertamina ramai di media sosial (medsos). Polisi menyebut telah mengamankan pelaku siang ini saat beraksi di rumah salah satu warga.
"Min ijin melaporkan kejadian Hari Selasa 20 Januari 2026 di daerah Mulyodadi Bambanglipuro Bantul. Derek info teng dusun kulo Mulyodadi nembe rame modus pencurian tabung gas. Harap waspada. Modus: hipnotis.
Mengaku mencari alamat, minta minum, mengaku petugas pertamina, cek tabung gas, katanya sudah kadaluarsa, trus mau diganti. Tabung dibawa & tidak kembali," kata akun X @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya pencurian gas melon di Bambanglipuro. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi hari Selasa (20/1/2026) di Gayaman, Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Polsek Bambanglipuro sudah menindaklanjutinya dan pelaku bisa diamankan sekitar jam 12 siang tadi saat mau beraksi lagi di Mulyodadi," katanya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Adapun pelaku berinisial MR (47), warga Dempet, Srihardono, Pundong, Bantul. Sedangkan penangkapan terhadap MR bermula saat warga Gambuhan, Mulyodadi yakni N (70) kedatangan pelaku pukul 11.30 WIB. MR datang ke rumah N menggunakan motor Honda Vario warna hitam.
"Sampai di rumah korban, pelaku tanya ke korban apakah mendapatkan bantuan PKH. Kemudian dijawab oleh korban kalau tidak dapat PKH," ujarnya.
Selanjutnya, MR menjanjikan akan mencarikan N bantuan PKH. Lebih lanjut, MR langsung masuk ke dapur dan menanyai N terkait jumlah gas melon yang dimiliki N.
"Korban lalu menjawab hanya punya satu (tabung gas), dan pelaku bilang kalau tabung gas korban sudah kedaluarsa dan mau dibawa untuk diganti. Pelaku bilang besok akan datang lagi untuk mengantarkan gas yang baru," ucapnya.
Akan tetapi, N tidak menghendaki keinginan MR. Pasalnya, N hanya memiliki satu tabung gas melon. Ternyata tetangga N mengenali ciri MR yang sudah beraksi sebelumnya.
"Percakapan pelaku terdengar tetangga korban dan langsung memanggil warga lainnya karena ciri-ciri pelaku sama dengan pelaku pencurian gas beberapa hari lalu. Warga lalu lapor ke Polsek Bambanglipuro dan akhirnya mengamankan pelaku," katanya.
Polisi lalu membawa MR ke Polsek Bambanglipuro untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dari pengakuan, Rita menyebut jika MR ternyata sudah berkali-kali mencuri gas di Bambanglipuro.
"Pelaku mengaku sudah mencuri delapan tabung gas di empat TKP di Bambanglipuro. Rinciannya dua TKP di Sumbermulyo dan dua TKP di Mulyodadi," ujarnya.
Selain itu, Rita juga mengungkapkan modus MR saat mencuri tabung gas melon. Di mana MR awalnya berpura-pura mencari alamat dan meminta minum untuk mencairkan suasana.
"Pelaku kemudian mengaku sebagai petugas dari Pertamina yang sedang melakukan pengecekan tabung gas. Setelah itu, pelaku berdalih tabung milik warga sudah kedaluarsa dan menawarkan bantuan untuk menukarnya dengan yang baru. Tapi setelah tabung dibawa, pelaku tidak kunjung kembali," ucapnya.
Oleh sebab itu, Rita meminta kepada masyarakat agar mewaspadai tamu yang dianggap asing. Apalagi tamu itu mengaku sebagai petugas instansi tertentu tanpa surat tugas resmi.
"Kami juga meminta warga yang pernah mengalami kejadian serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna memperkuat proses hukum," katanya.
(alg/dil)












































Komentar Terbanyak
Modus WNA Akali Izin Tinggal Diungkap: Ngaku Inves Rp 30 M, Saldo Rp 400 Ribu
Soal MBG Butuh 19 Ribu Ekor Sapi Per Hari, BGN: Hanya Pengandaian
Pemda DIY Akan Evaluasi Perizinan Daycare Buntut Kasus Little Aresha