Motor Zig-zag Tabrak Truk di Jalan Parangtritis, Pembonceng Tewas di Tempat

Motor Zig-zag Tabrak Truk di Jalan Parangtritis, Pembonceng Tewas di Tempat

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 23 Jan 2026 11:44 WIB
Motor korban kecelakaan di Jalan Parangtritis, Bantul remuk, Jumat (23/1/2026).
Motor korban kecelakaan di Jalan Parangtritis, Bantul remuk, Jumat (23/1/2026). Foto: Dok Polres Bantul
Bantul -

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Parangtritis, Cabeyan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kecelakaan maut itu terjadi usai motor yang melaju zig-zag tak bisa menghindari truk yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, satu orang meninggal di tempat.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Di mana saat itu motor bernomor polisi AB 4265 UK melaju dari arah selatan ke utara.

Rita melanjutkan motor tersebut dikendarai dua orang pria secara berboncengan. Selain itu, sebelum kejadian motor melaju dengan seenaknya bahkan hingga melewati garis marka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi motor melaju secara zig-zag dan di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk," kata Rita kepada wartawan di Bantul, Jumat (23/1/2026).

Sopir Truk Sempat Banting Setir

Lebih lanjut, truk tersebut bernomor polisi AD 9160 GD. Sedangkan pengemudinya adalah MF (26), warga Sanan Kulon, Blitar, Jawa Timur dan untuk kernet adalah S (42), warga Durenan, Trenggalek, Jawa Timur.

"Tahu ada motor melaju zig-zag dari arah berlawanan, sopir truk sempat berupaya menghindari dengan banting setir ke arah kanan. Tapi karena jarak yang terlalu dekat akhirnya motor menabrak truk," ucapnya.

Benturan itu membuat pengendara motor terpental dan jatuh ke jalan dan untuk pembonceng motor sampai berada di kolong truk. Sedangkan pengemudi truk mengalami luka lecet pada kaki kanan, dan untuk kernet tidak mengalami luka.

Korban: 1 Tewas, 1 Luka Berat

Rita menyebut korban tewas merupakan pembonceng, sedangkan pengendara mengalami luka berat. Saat ini identitas keduanya belum diketahui.

"Pembonceng motor sempat terseret dengan posisi di bawah kolong truk, akibatnya untuk pembonceng meninggal dunia di tempat. Untuk pengendara motor mengalami patah tulang tangan dan kaki serta cedera kepala berat," ujarnya.

Rita menambahkan hingga saat ini pengendara motor masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul. Polisi juga masih melakukan pencarian identitas kedua korban.

"Baik korban meninggal dunia dan korban luka (pengendara motor) belum diketahui identitasnya," katanya.




(afn/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads