Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulsar Pangkep, Basarnas Harap Ada Mukjizat

Regional

Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulsar Pangkep, Basarnas Harap Ada Mukjizat

Tim detikNews - detikJogja
Selasa, 20 Jan 2026 21:27 WIB
Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulsar Pangkep, Basarnas Harap Ada Mukjizat
Foto: Kepala Basarnas Mohammad Syafii. (Anggi/detikcom)
Jogja -

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI M Syafii, menyatakan tidak ada korban selamat dalam insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung (Bulsar), Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski begitu, Syafii mengungkap pihaknya masih berharap adanya mukjizat.

"Tidak ada. Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," ujar Syafii saat ditanya apakah semua korban tidak ada yang selamat, usai rapat bersama Komisi V DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir dari detikNews via detikSulsel, Selasa (20/1/2026).

Ia menjabarkan ada kasus di mana korban ditemukan selamat meski pesawatnya hancur. Syafii juga menyebut ada kejadian penumpang ditemukan hidup meski sebelumnya mati suri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena pernah itu kejadian ada pesawat crash, kemudian kondisinya sama, terburai pesawatnya, tapi ternyata ada penumpang yang terlempar, kemudian mati suri, beberapa hari ditemukan dalam kondisi hidup," tuturnya.

ADVERTISEMENT

"Jadi kita akan berupaya untuk melaksanakan pencarian korban, sambil kita mengumpulkan puing-puing untuk nanti diserahkan kepada KNKT," lanjut Syafii.

Sebagai informasi, pesawat ATR 42-500 jatuh pada Sabtu (17/1). Pesawat tersebut dicarter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk misi surveilans wilayah perairan Indonesia.

"Pesawat ATR 42-500 melaksanakan penerbangan dari Jogja menuju Makassar, dengan jumlah manifes 10 orang, terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang dari Kementerian KP," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Sebanyak dua jenazah sudah ditemukan. Dua jenazah itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Saat ini pencarian dan evakuasi para korban masih terus dilakukan.




(apu/dil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads