Sanca 3 Meter Muncul dari Lahan Terbakar di Tepi Kali Winongo Jogja

Sanca 3 Meter Muncul dari Lahan Terbakar di Tepi Kali Winongo Jogja

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 02 Okt 2026 18:54 WIB
Ilustrasi ular piton
Ilustrasi ular piton. Foto: iStock
Jogja -

Seekor ular sanca sepanjang 3 meter muncul dari lahan yang terbakar di tepi sungai Winongo, Tegalrejo, Kota Jogja. Ular tersebut ditemukan warga saat hendak masuk ke dalam sungai.

"Ini keluar dari kebun pring (bambu) itu. Nah itu kan kebakaran, panas toh itu, tempatnya (ular) kan di situ," kata Sugeng Riyadi (40) saat ditemui detikJogja di lokasi penemuan ular, Jumat (2/10/2026) petang.

Sugeng mengatakan, ular tersebut keluar dari balik rimbun pepohonan bambu tepat di sisi lahan yang terbakar sekitar pukul 14.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siang ini tadi, belum lama kok, sesudah Jumatan, sekitar jam 2 gitu. Kebakaran dulu baru ularnya keluar. Sanca kira-kira ya ukurannya 3 meteran lah (diameter) sebetis," ujarnya.

ADVERTISEMENT
Lokasi penemuan ular sanca 3 meter di tepi sungai Winongo, Tegalrejo, Kota Jogja, Jumat (2/10/2026).Lokasi penemuan ular sanca 3 meter di tepi sungai Winongo, Tegalrejo, Kota Jogja, Jumat (2/10/2026). Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja

Soal kebakaran, kata Sugeng, bukan sekali ini terjadi. Area yang terbakar juga tidak luas dan dengan cepat bisa dipadamkan.

"(Kebakaran) Ini ada tiga kali, (penyebabnya) Ya bakar-bakar sampah itu, merembet itu kena angin itu. Damkar ke sini langsung dipadamke, lumayan ada 1 jam-an ya (proses pemadaman)," ungkap Sugeng.

"Nah (ular keluar) dari atas sana, turun ke sungai, di tepian sungai mau nyebur, ditangkap (warga) terus dibawa gitu, dikarungi," sambungnya.

Begitupun soal penemuan ular, Sugeng bilang kejadian ini sudah beberapa kali terjadi. Tak hanya ular, biawak pun kerap muncul. Namun penemuan ular kali ini adalah yang terbesar.

"Iya ini yang terbesar, udah berapa kali di sini tuh udah sering, sanca-sanca juga, biasanya 2 meteran paling. Biawak juga banyak itu, di pojokan sana banyak," papar Sugeng.

"Tadi (warga yang menangkap ular) lima orang, kan panjang toh itu, lilitannya ya kuat sanca itu. Terus dikarungi warga itu," pungkasnya.



(apl/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads