Sebuah perusahaan swasta, GRU Space, membuka pemesanan penginapan di hotel pertama di Bulan. Adapun biayanya mencapai USD 1 juta atau sekitar RP 16,9 miliar.
Dilansir detikINET pada Sabtu (17/1/2026), biaya reservasi tersebut berlaku untuk setiap calon tamu. GRU Space pun meminta pemesan awal maupun investor untuk mengamankan penginapan yang diklaim eksklusif di Bulan.
Namun, hotel tersebut masih dalam tahap konstruksi fisik. Butuh beberapa tahun lagi sebelum hotel siap digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reservasi hotel di Bulan itu tidak hanya menjadi soal finansial, tetapi juga merupakan dukungan terhadap visi masa depan manusia untuk beraktivitas dan tinggal di luar Bumi. Guna mewujudkan pengalaman menginap di luar angkasa itu, proyek tersebut menggabungkan teknologi canggih, arsitektur luar angkasa, dan investasi swasta.
"Kita hidup di masa perubahan besar di mana kita benar benar bisa menjadi spesies antarplanet sebelum kita meninggal," kata pendiri proyek sekaligus alumni University of California, Berkeley, Skyler Chan, dikutip dari Daily Galaxy.
Chan mengatakan dirinya tertarik pada antariksa sejak kecil. Perwujudan ketertarikannya itu pun menjadi motivasi utamanya dan tim. Kini, sektor swasta tidak hanya memiliki peran dalam penelitian ilmiah terkait antariksa, tetapi juga sektor pariwisata.
Jika memang terealisasi, hotel tersebut menjadi gerbang masuk yang penting untuk manusia untuk berkunjung, mendukung kegiatan ilmiah, operasi antariksa, hingga potensi pemukiman jangka panjang di masa depan.
Proyek tersebut pun menjadi bukti inovasi dan ambisi manusia dapat menembus batas eksplorasi hingga mewujudkan fiksi ilmiah untuk menjadi nyata.
