Organisasi dibentuk sebagai upaya mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai sendiri melalui visi dan misi yang disepakati bersama. Anggota dari organisasi tidak hanya mencakup pribadi atau kelompok saja, namun juga dapat beranggotakan dari berbagai negara yang bersatu atas dasar kepentingan tertentu, seperti North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Dikutip dari laman resmi NATO, North Atlantic Treaty Organization (NATO), yang bila dalam bahasa Indonesia adalah Organisasi Pakta Atlantik Utara, merupakan sebuah organisasi yang dibentuk untuk menciptakan keamanan bersama (collective security) yang ditujukan bagi negara-negara yang berada di kawasan Atlantik Utara.
Saat itu, Eropa mengalami kehancuran atas perang dunia ke II dimana banyak memakan korban jiwa, tidak hanya itu, banyak bangunan yang juga hangus terbakar, setengah juta orang menjadi tunawisma. Dalam rangka merespon hal tersebut, dan untuk kondisi politik, ekonomi, dan keamanan yang stabil, maka dibentuklah NATO pada tanggal 4 April 1949.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memperdalam pengetahuan mengenai NATO, berikut merupakan fungsi dan tujuan dari NATO yang dikutip dari laman resmi NATO dan laman Office of the Historian.
Daftar Anggota NATO
Pada awal pembentukannya, NATO hanya beranggotakan oleh 12 negara, namun seiring perkembangan kondisi dunia yang membaik saat ini NATO memiliki anggota sejumlah 32 negara.
1. Albania - Tahun 2009
2. Belgia - Tahun 1949
3. Bulgaria - Tahun 2004
4. Kanada - Tahun 1949
5. Kroasia - Tahun 2009
6. Republik Ceko - Tahun 1999
7. Denmark - Tahun 1949
8. Estonia - Tahun 2004
9. Finlandia - Tahun 2023
10. Perancis - Tahun 1949
11. Jerman - Tahun 1955
12. Yunani - Tahun 1952
13. Hongaria - Tahun 1999
14. Islandia - Tahun 1949
15. Italia - Tahun 1949
16. Latvia - Tahun 2004
17. Lithuania - Tahun 2004
18. Luksemburg - Tahun 1949
19. Montenegro - Tahun 2017
20. Makedonia Utara - Tahun 2020
21. Norwegia - Tahun 1949
22. Polandia - Tahun 1999
23. Portugal - Tahun 1949
24. Rumania - Tahun 2004
25. Slovakia - Tahun 2004
26. Slovenia - Tahun 2004
27. Spanyol - Tahun 1982
28. Swedia - Tahun 2024
29. Belanda - Tahun 1949
30. Turki - Tahun 1952
31. Britania Raya - Tahun 1949
32. Amerika Serikat - Tahun 1949
Tujuan NATO
Tujuan NATO adalah untuk menjamin kebebasan dan keamanan anggotanya melalui cara-cara politik dan militer. Di mana anggota yang terdiri dari negara-negara di benua Eropa dan Amerika ini sepakat bila sebuah negara bersenjata menyerang salah satu dari mereka maka serangan tersebut dianggap serangan kepada seluruh negara yang merupakan anggota dari NATO.
Selain itu, sesama anggota akan membantu negara yang diserang baik secara sendiri atau bersama-sama, bahkan termasuk dalam penggunaan pasukan bersenjata. Hal tersebut dilakukan untuk mengembalikan serta menjaga keamanan wilayah Atlantik Utara dari bahaya ketidakstabilan politik dan ekonomi bagi anggotanya.
Fungsi NATO
Pada konteks politik, NATO menggunakan nilai-nilai demokrasi dan menyediakan struktur permanen bagi anggotanya untuk berkonsultasi dan bekerja sama dalam isu-isu pertahanan dan keamanan. Konsultasi rutin memungkinkan anggota NATO untuk berbagi pandangan, bertukar informasi, membangun kepercayaan, memecahkan masalah, dan dalam jangka panjang, mencegah konflik.
Pada konteks militer, NATO berkomitmen pada penyelesaian sengketa secara damai. Namun, jika upaya diplomatik gagal, NATO memiliki kekuatan militer yang dibutuhkan untuk membela setiap anggotanya. NATO juga dapat melakukan operasi manajemen krisis untuk membantu menjaga perdamaian dan stabilitas di panggung internasional, baik sendiri maupun bekerja sama dengan negara lain dan organisasi.
Jadi itulah NATO beserta daftar anggota, tujuan, serta fungsinya dalam mempertahankan kestabilan negara anggota-anggotanya. Semoga membantu, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
