Perahu Terbalik Saat Kirim Bantuan, Camat di Sulsel Tewas

Regional

Perahu Terbalik Saat Kirim Bantuan, Camat di Sulsel Tewas

Muhammad Subhan - detikJogja
Sabtu, 27 Des 2025 17:56 WIB
Perahu Terbalik Saat Kirim Bantuan, Camat di Sulsel Tewas
Perahu jolloro rombongan camat di Pangkep terbalik hingga tiga orang tewas. (Foto: dok. istimewa)
Jogja -

Perahu jolloro yang membawa rombongan camat Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbalik di laut usai mengantarkan bantuan. Akibat kejadian itu tiga orang tewas, salah satunya Camat Liukang Tupabbiring, Muhammad Fitri Mubarak.

Dua orang lainnya yang turut tewas dalam kecelakaan tersebut yakni bidan desa bernama Darma dan LKC Dompet Dhuafah Sulsel, Imran.

Dilansir detikSulsel, Kepala Pelaksana BPBD, Pangkep Akbar Yunus, menjelaskan kecelakaan itu terjadi saat rombongan dalam perjalanan kembali usai menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Pulau Sarappo Lompo. Tetapi, nahas di tengah perjalanan perahu yang ditumpanginya terbalik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka sudah menyalurkan bantuan di Pulau Sarappo. Rencananya hari ini mereka mau balik ke darat," ujar Akbar kepada detikSulsel, Sabtu (27/12/2025).

ADVERTISEMENT

Akbar menambahkan, pihak BPBD Pangkep bersama UPP Maccini Baji saat ini dalam perjalanan menuju Pulau Podang-podang untuk mengevakuasi korban. Para korban selanjutnya akan dibawa ke daratan untuk proses lebih lanjut.

"Kita mau ke sana mengevakuasi korban meninggal dan yang selamat menuju darat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan laut terjadi di perairan antara pulau Podang-podang dan Pulau Sarappo Lompo, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sabtu (27/12). Camat Liukang Tupabbiring, Muhammad Fitri Mubarak serta dua orang lainnya yakni bidan desa bernama Darma dan LKC Dompet Dhuafah Sulsel, Imran dilaporkan tewas dalam kejadian ini.

Akbar menyampaikan, pihaknya menerima informasi kecelakaan sekitar pukul 12.00 Wita. Di atas perahu jolloro tersebut memuat 12 orang, termasuk nakhoda dan seorang ABK.

"Kami terima informasinya sekitar pukul 12.00 Wita tadi. Infonya di atas kapal ada 12 orang termasuk nakhoda dan 1 ABK," ujar Akbar.




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads