Cerita Mahasiswi Hobi Boxing di Jogja, Tertarik gegara Teman

Cerita Mahasiswi Hobi Boxing di Jogja, Tertarik gegara Teman

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 28 Agu 2025 19:51 WIB
Mahasiswi Jogja penggiat olahraga boxing, Aulia Fitra Ramadan saat ditemui di Sariharjo, Sleman, Kamis (28/8/2025).
Mahasiswi Jogja penggiat olahraga boxing, Aulia Fitra Ramadan saat ditemui di Sariharjo, Sleman, Kamis (28/8/2025). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Olahraga boxing atau bela diri umumnya dilakukan oleh kaum laki-laki. Namun, nyatanya olahraga ini cukup digemari kaum perempuan, salah satunya mahasiswa di Jogja.

Adalah Aulia Fitra Ramadan, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Jogja. Dia mengaku menggeluti olahraga boxing belum lama ini. Aul, sapaannya, menceritakan awal menggeluti olahraga boxing karena terinspirasi dari rekan perempuannya yang pernah menjuarai salah satu event kejuaraan boxing.

"Sebenarnya nggak juga sih (ngikutin tren). Tapi aku terinspirasi dari temanku yang sempat ikut event boxing dan dia menang. Ini buat aku kayak wow cewek kalau boxing itu keren, apalagi menang," ujar Aul saat ditemui di Sariharjo, Sleman, Kamis (28/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aul mengatakan awal ketertarikannya dengan boxing yaitu ketika dia remaja dia sudah tertarik dengan bela diri. Dia juga mengaku sempat mengikuti street fight.

ADVERTISEMENT

"Iya aku (dulu) pernah berantem, tapi kalau street fight atau ya bebas itu kan nggak perlu taktik-taktik. Tapi kalau boxing itu kan harus kita pelajari, agar benar gayanya gimana," sebutnya.

Mahasiswi Jogja penggiat olahraga boxing, Aulia Fitra Ramadan saat ditemui di Sariharjo, Sleman, Kamis (28/8/2025).Mahasiswi Jogja penggiat olahraga boxing, Aulia Fitra Ramadan saat ditemui di Sariharjo, Sleman, Kamis (28/8/2025). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja

Aul juga mengakui jika boxing memang cukup identik dengan laki-laki. Apalagi, kebanyakan orang menganggap olahraga bela diri ini terlalu keras bagi perempuan.

"Boxing itu mungkin menurut aku berlawanan dengan feminimnya cewek dan kan tinju atau boxing itu pukul-pukulan kan. Mungkin ada yang takut cedera apa lebam, karena kalau ketonjoknya di muka itu kan ya bonyok gitu. Jadi mereka mungkin takut untuk mencoba hal baru itu," jelas mahasiswa asal Salatiga itu.

Maka itu, Aul menyebut perempuan yang menggeluti olahraga boxing cukup luar biasa. Mengingat olahraga ini tentunya masih belum terlalu umum bagi perempuan.

"Menurutku boxing olahraga yang ekstrem apalagi buat cewek. Jadi menurutku keren sih kalau cewek bisa naik ke ring dan mau belajar bela diri," katanya.

Aul juga mengaku senang, di mana akhir-akhir ini banyak event kejuaraan boxing yang turut memainkan kelas untuk perempuan. Menurutnya, ini bisa memacu semangat perempuan-perempuan lainnya untuk tertarik terjun ke boxing.

"Nggak semua cewek itu bisa dan mau naik ring tinju. Aku senang bisa dapat kesempatan besok di acara F2F Showcase. Persiapannya nggak ada yang khusus, tapi yang pasti aku merasa tertantang buat itu," katanya.

Pada acara F2F Showcase, Jumat (29/8) nanti, Aul akan berhadapan dengan fighter perempuan lainnya yakni Reyni. Aul menyebut setelah kompetisi tersebut dia ingin ambil kelas lagi di olahraga boxing.

"Jujur kalau habis tanding aku ingin ngelanjutin dan ingin ambil kelas buat boxing lagi. Ingin memperdalam ilmu aku buat boxing dan nggak sekadar hobi. tapi ini bakalan jadi hobi juga sih, karena seru. Seru banget sumpah," pungkasnya.




(ams/afn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads