Kabut Tebal Bikin 7 Penerbangan di YIA Terdampak, Ini Penjelasan BMKG

Kabut Tebal Bikin 7 Penerbangan di YIA Terdampak, Ini Penjelasan BMKG

Jalu Rahman Dewantara - detikJogja
Jumat, 06 Okt 2023 20:19 WIB
Kabut Tebal Bikin 7 Penerbangan di YIA Terdampak, Ini Penjelasan BMKG
Foto Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, (Jalu Rahman Dewantara/detikJogja)
Kulon Progo -

Kabut tebal tiba-tiba muncul di sekitar kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) Kapanewon Temon, Kulon Progo, sore ini. Akibatnya tujuh penerbangan dari dan menuju ke Jogja terdampak. Berikut penjelasan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Warjono menjelaskan kemunculan kabut merupakan fenomena yang biasa terjadi. Hal ini disebabkan karena kondensasi efek pertemuan suhu dingin dengan tingkat kelembaban udara yang tinggi.

"Oleh karena itu kabut dapat terjadi pada dini hari-pagi hari dan pada saat sore hari hingga menjelang malam hari. Kabut yang terjadi di wilayah Bandara YIA pada tanggal 6 Oktober 2023 sore hari disebabkan adanya uap air dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Bandara YIA (transfer kelembapan)," ujar Warjono saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (6/10/2023).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Warjono menerangkan sifat udara seperti balon di mana pada saat udara dingin menyusut dan saat panas mengembang. Oleh karena itu, saat menyusut di sore hari uap air yang ada akan sampai ke permukaan bumi sehingga menyebabkan kabut.

"Biasanya kabut akan hilang seiring pemanasan matahari atau saat kecepatan angin relatif kencang," terangnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, kabut tebal ini muncul pada pukul 18.11 WIB dengan jarak pandang 500 meter. Kemunculan kabut tebal ini mengganggu penerbangan di YIA. Otoritas bandara mencatat ada sekitar tujuh penerbangan yang tertunda.

Meliputi maskapai Pelita Air (PAS IP 244), Batik Air (BTK ID 7551 dan BTK 6372), Super Air Jet (SJV 950), Lion Air (LNI 567 dan LNI 665) serta Trans Nusa (TNU 5536).

"Adapun kondisi saat ini sekitar pukul 19.00 WIB seluruh pesawat holding telah mendarat di YIA," ujar Stakeholder Relation Manager YIA, Ike Yutiane.




(ams/ahr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads