Jenang Jubung Khas Gresik Manisnya Bikin Wisatawan Ketagihan

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Sabtu, 29 Nov 2025 08:00 WIB
Jenang Jubung di Gresik. Foto: Jemmi Purwodianto
Gresik -

Kabupaten Gresik selama ini dikenal dengan ikon bandengnya. Namun, selain olahan perikanan, daerah ini juga memiliki kuliner tradisional yang tak kalah populer, yakni Jenang Jubung.

Camilan manis dengan cita rasa khas ini menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Gresik. Selain rasanya yang legit, Jenang Jubung juga dikenal memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Asal-usul Jenang Jubung Khas Gresik

Mengutip sejumlah sumber, Jenang Jubung dulunya dijadikan bekal makanan oleh para pelaut dan pedagang zaman dahulu. Makanan ini dianggap cocok untuk perjalanan jauh karena awet, tahan lama, dan mudah dibawa.

Jenang Jubung Foto: disparekrafbudpora Kab Gresik

Nama "Jubung" sendiri berasal dari bahasa lokal yang merujuk pada pembungkusnya, yaitu daun lontar. Tekstur jenang yang lembut berpadu dengan taburan biji wijen di atasnya, membuat citarasa Jenang Jubung semakin khas.

Hingga kini, Jenang Jubung tetap menjadi salah satu jajanan tradisional yang paling diburu wisatawan karena rasanya yang manis serta manfaatnya yang cukup banyak.

Manfaat Jenang Jubung Khas Gresik

Jenang Jubung, jajanan tradisional khas Gresik, bukan sekadar manis di lidah. Selain rasanya yang lezat, kudapan ini mengandung beragam nutrisi alami dari bahan-bahan pilihan, memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Kaya karbohidrat alami
Ketan yang digunakan sebagai bahan dasar Jenang Jubung mengandung karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh.

Baik untuk ibu hamil
Ketan hitam dalam Jenang Jubung juga dipercaya bermanfaat bagi ibu hamil karena mengandung nutrisi alami dan memiliki rasa manis yang disukai.

Meningkatkan mood
Rasa manis dan tekstur lembut Jenang Jubung dapat meningkatkan kenyamanan serta memperbaiki suasana hati saat dinikmati.

Kaya protein dan lemak sehat
Taburan biji wijen menambah cita rasa sekaligus memberikan tambahan nutrisi berupa protein nabati dan lemak sehat.

Varian Jenang Jubung yang Paling Populer

Jenang Jubung hadir dalam beberapa varian, namun dua jenis berikut paling digemari oleh masyarakat dan wisatawan. Keduanya dikenal karena cita rasa khas dan teksturnya yang unik, membuat kudapan ini selalu diburu di pasar tradisional maupun festival kuliner.

Jenang Jubung Hijau
Terbuat dari ketan yang dicampur dengan daun pandan, menghasilkan warna hijau lembut serta aroma harum yang khas.

Jenang Jubung Biji Wijen
Jenang berbahan dasar ketan yang diberi taburan biji wijen di atasnya. Varian ini menawarkan cita rasa manis legit dan tekstur yang unik.

Jenang Jubung Biji Wijen Foto: disparekrafbudpora Kab Gresik

Lokasi Penjual Jenang Jubung Khas Gresik

Salah satu penjual Jenang Jubung yang cukup terkenal di Gresik adalah Jenang Jubung Mutiara Rasa Pak Temon. Lokasinya berada di Jalan KH Abdul Karim No 7, Trate, Pekelingan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Menurut berbagai ulasan Google, Jenang Jubung Pak Temon dikenal memiliki rasa yang khas dan enak. Banyak pembeli yang merekomendasikannya sebagai oleh-oleh wajib ketika berkunjung ke Gresik. Bagi masyarakat yang ingin mencicipi cita rasa Jenang Jubung autentik, bisa langsung mengunjungi lokasi tersebut.

Resep Jenang Jubung Khas Gresik di Rumah

Tak perlu jauh-jauh ke Gresik untuk menikmati manisnya Jenang Jubung. Dengan bahan sederhana dan langkah mudah, Anda bisa mencoba membuat kudapan tradisional ini sendiri di rumah, sambil merasakan cita rasa autentik khas Jawa Timur.

Bahan-bahan

  • 100 gram tepung ketan hitam
  • 100 gram tepung ketan
  • 600 ml santan
  • 80 gram gula pasir
  • 150 gram gula merah (disisir)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan, dicuci dan disimpulkan
  • Wijen sangrai untuk taburan

Langkah-langkah

  • Campurkan gula pasir, gula merah, garam, dan 200 ml santan ke dalam panci.
  • Masak dengan api kecil hingga gula larut dan harum. Matikan api, kemudian saring dan sisihkan.
  • Ayak tepung ketan hitam dan tepung ketan, kemudian tuang 400 ml santan. Aduk hingga adonan larut.
  • Masukkan larutan santan dan gula ke dalam wajan, lalu aduk rata. Masak dengan api kecil-sedang sambil terus diaduk hingga mengental.
  • Lanjutkan memasak hingga adonan kalis (tidak menempel pada wajan), kurang lebih 35 menit.
  • Tuang ke dalam wadah, kemudian taburi dengan wijen sangrai. Biarkan hingga dingin.
  • Jenang Jubung siap disajikan dan dinikmati.

Artikel ini ditulis Eka Fitria Lusiana, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.



Simak Video "Video: Bejat! Kakek 75 Tahun di Gresik Perkosa Gadis Difabel Anak Tetangga"

(ihc/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork