Kasus rudapaksa terhadap gadis berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang terus berkembang. Polisi kembali menangkap empat tersangka baru, sementara sembilan terdakwa yang seluruhnya berstatus anak, mulai menjalani sidang perdana secara tertutup di Pengadilan Negeri Sampang.
Dengan penangkapan terbaru itu, jumlah pelaku yang telah diamankan bertambah menjadi 16 orang dari total 27 pelaku yang diduga terlibat.
Berikut enam fakta terbaru perkembangan kasus ini:
1. Polisi Tangkap 4 Tersangka Baru
Polres Sampang kembali menangkap empat tersangka yang diduga terlibat dalam kasus rudapaksa terhadap gadis berusia 15 tahun, terdiri atas dua pelaku dewasa dan dua pelaku yang masih di bawah umur sehingga proses penanganannya dilakukan oleh tim berbeda sesuai kewenangan penyidik.
Penangkapan itu dilakukan tim gabungan Polres Sampang bersama Polda Jatim sebagai bagian dari pengembangan penyidikan terhadap seluruh pelaku yang diduga terlibat.
"Dua pelaku lainnya diamankan gabungan dari Ditres PPA dan PPO Polda Jatim bersama Polres Sampang," kata Kapolres Sampang AKPB Hartono.
2. Total 16 Pelaku-17 Tersangka
Dengan penangkapan empat pelaku terbaru, jumlah pelaku yang diamankan kini mencapai 16 orang, sementara aparat kepolisian masih memburu 11 pelaku lainnya agar seluruh tersangka yang diduga terlibat dalam perkara ini dapat diproses hukum.
Polisi memastikan pengejaran terhadap para pelaku yang belum tertangkap masih terus dilakukan secara bertahap melalui pengembangan hasil pemeriksaan para tersangka yang telah diamankan.
"Saya sampaikan perkembangan kasus rudapaksa dengan 27 tersangka sampai saat ini sudah kita amankan sebanyak 17 tersangka dengan 16 orang pelaku. Artinya ada satu pelaku yang (ditetapkan) menjadi tersangka 2 kasus," kata Hartono.
3. Kejahatan Terjadi 6 Kali di 3 Kecamatan
Hasil penyelidikan mengungkap aksi rudapaksa terhadap korban tidak hanya terjadi satu kali, melainkan berlangsung enam kali sejak Februari hingga Juni 2026 di sejumlah lokasi yang tersebar di Kecamatan Sampang, Camplong, dan Omben.
Fakta tersebut menunjukkan para pelaku diduga melakukan aksinya secara berulang hingga akhirnya kasus ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke Polres Sampang.
Simak Video "Video: Aliansi Mahasiswa Lapor Kemendagri soal Pilkades di Sampang yang Tertunda"
(irb/hil)