5 Simpatisan yang Halangi Penangkapan Mas Bechi Dituntut 7 Bulan Bui

5 Simpatisan yang Halangi Penangkapan Mas Bechi Dituntut 7 Bulan Bui

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 01 Nov 2022 20:58 WIB
sidang simpatisan mas bechi
Sidang 5 simpatisan Mas Bechi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Jombang menuntut 5 simpatisan anak kiai Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) agar dihukum 7 bulan penjara. Jaksa menilai kelima terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pasal 221 ayat (1) ke-1 KUHP, yakni menghalangi penangkapan Mas Bechi di Ponpes Shiddiqiyyah.

Sidang pembacaan tuntutan untuk 5 simpatisan Mas Bechi digelar di ruangan Kusuma Atmadja, Pengadilan Negeri (PN) Jombang sekitar pukul 15.40-15.53 WIB. Dua JPU hadir di ruangan sidang untuk membacakan tuntutan. Sidang kali ini dipimpin Bambang Setyawan yang didampingi 2 hakim anggota.

Sedangkan kelima terdakwa mengikuti sidang secara daring dari Lapas Kelas IIB Jombang tempat mereka selama ini ditahan. Para simpatisan Mas Bechi ini menjalani persidangan tanpa didampingi penasihat hukum. Sebab sejak awal mereka memilih menghadapi sidang sendiri.

Kelima terdakwa adalah Dedy Purnama (32), warga Desa Losari, Ploso, Jombang, Windu Hari Badi Ahmad (38), warga Desa Tambaksumur, Waru, Sidoarjo, Muhammad Nur Aziz (42), warga Desa Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Subagyo Admojo (24), warga Desa Srirande, Deket, Lamongan, serta M Aris Kurniawan (39), warga Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang.

Sidang pembacaan tuntutan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama untuk terdakwa Hari, Azis, Subagyo dan Aris. Materi tuntutan dibacakan JPU Adi Prastyo. Menurutnya faktor yang memberatkan keempat terdakwa adalah perbuatan mereka mempersulit aparat penegak hukum dalam menangkap Bechi. Sedangkan faktor yang meringankan mereka bersikap sopan dan mengakui perbuatannya selama persidangan.

Kepada majelis hakim, Adi meminta Hari, Azis, Subagyo dan Aris dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana yang diatur di Pasal 221 ayat (1) ke-1 KUHP tentang menghalang-halangi suatu proses hukum (Obstruction of Justice).

Pasal ini menjelaskan "Diancam dengan pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 4.500: barang siapa dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan, atau barang siapa memberi pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian, atau oleh orang lain yang menurut ketentuan undang-undang terus-menerus atau untuk sementara waktu diserahi menjalankan jabatan kepolisian".

"Dua, menjatuhkan pidana terhadap keempat terdakwa berupa pidana masing-masing selama 7 bulan dikurangi masa penahanan," kata Adi ketika membacakan tuntutan, Selasa (1/11/2022).

Keempat terdakwa langsung merespons tuntutan jaksa dengan menyampaikan pembelaan atau pledoi secara lisan. Pledoi empat simpatisan Mas Bechi itu diwakili Azis. Ia meminta majelis hakim memberikan vonis seringan-ringannya. Sehingga ia dan 3 temannya bisa segera kembali ke keluarga masing-masing.



Simak Video "Mas Bechi Terdakwa Kasus Pemerkosaan Santriwati Divonis 7 Tahun Bui!"
[Gambas:Video 20detik]