2 Heli Water Bombing Padamkan Kebakaran Bromo Mendarat di Ranupani

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 07 Agu 2026 11:00 WIB
Helikopter TNI AL tiba di Ranupani bersiap melakukan operasi water bombing kebakaran di kaldera Gunung Bromo/Foto: Istimewa
Malang -

Dua helikopter yang membantu operasi water bombing telah mendarat di Ranupani wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Satu heli bersiap melakukan operasi pemadaman jalur udara.

Dua helikopter tiba di kawasan Ranupani, Jumat (7/8/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Ranupani menjadi lokasi pendaratan pertama sekaligus persiapan untuk pengambilan air sebelum menuju wilayah kebakaran di kaldera Gunung Bromo.

Dua helikopter yang didatangkan untuk mendukung operasi water bombing adalah milik TNI AL dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Ada dua (heli). Yang pertama dari TNI AL atas permintaan Ibu Gubernur. Yang datang kedua, dari BNPB yang saat ini sudah dalam perjalanan dari Banjarmasin- Surabaya," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha saat dikonfirmasi, Jumat pagi.

Rudijanta mengatakan, water bombing atau upaya pemadaman melalui udara menjadi harapan terakhir dalam pengendalian titik kebakaran di wilayah lereng perbukitan.

Selama ini upaya pemadaman darat cukup mengalami kesulitan menjangkau lokasi titik api, karena medan cukup terjal.

"Kalau di lereng dan tebing-tebing kan harus nunggu heli memang, karena tidak akan terjangkau oleh orang. Helikopter ini bukan sekadar untuk mempercepat, tetapi juga memastikan titik api di tebing-tebing itu benar-benar mati. Kalau tidak pakai alat itu, tidak mungkin terjangkau manusia," ujarnya.

Rudijanta menyebut, titik api pada Jumat pagi ini sejatinya relatif mengecil dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Kendati demikian, beberapa vegetasi khas seperti cemara gunung, semak belukar, hingga akasia yang berada di lereng-lereng curam masih terus terbakar dan berpotensi meluas jika tidak segera ditangani.

"Pagi ini, api tidak begitu besar. Tetapi harus segera ditangani agar tidak meluas," tegasnya.

Sementara ditanya soal dampak dari kebakaran yang telah memasuki hari kelima ini, Rudijanta mengungkapkan, setidaknya 120 hektare lahan hangus terbakar akibat kebakaran yang terjadi.

"Sudah ada 120-an hektare area yang terdampak," pungkasnya.



Simak Video "Video: Kebakaran Kaldera Bromo Berhasil Dipadamkan, Petugas Masih Lakukan Pendinginan"

(hil/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB