TNBTS Ungkap Titik Awal Kebakaran Bromo dari Jalur Terabasan Warga

TNBTS Ungkap Titik Awal Kebakaran Bromo dari Jalur Terabasan Warga

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 07 Agu 2026 11:30 WIB
Penanganan kebakaran di Gunung Bromo
Petugas berjibaku menangani kebakaran di Gunung Bromo. (Foto: Istimewa)
Malang -

Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dipastikan terpicu dari area luar zona wisata. Balai Besar TNBTS mengonfirmasi bahwa titik awal munculnya si jago merah berada di Blok Bantengan yang merupakan wilayah jalur terabasan atau jalur tikus yang kerap dimanfaatkan warga lokal.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menegaskan lokasi awal kobaran api tersebut merupakan jalan pintas masyarakat yang menghubungkan wilayah Jemplang menuju Desa Argosari, Kabupaten Lumajang.

"Sumbernya di atas (Blok Bantengan), bukan lokasi wisata, bukan jalur umum juga. Itu jalur terabasan (jalur tikus) warga," beber Endrip kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Kaldera Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terus meluas. Hingga saat ini, area yang terdampak kobaran api diperkirakan sudah mencapai 120 hektare.

Petugas gabungan mengandalkan helikopter water bombing untuk memadamkan titik api di area lereng dan tebing yang sulit untuk dijangkau.

ADVERTISEMENT

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, helikopter untuk melakukan operasi water bombing telah berada di Lapangan Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

Rencananya, hari ini operasi water bombing akan mulai dilakukan untuk memadamkan titip api di lereng tebing yang sulit dijangkau oleh tim pemadaman jalur darat.

"Masih ada beberapa titik api yang belum padam. Heli water bombing sudah persiapan di Bandara Malang," ungkap Rudijanta saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026), pagi.



(hil/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads