Artefak Diduga Yoni Ditemukan di Sawah Kediri, Kondisinya Tak Utuh

Andhika Dwi - detikJatim
Jumat, 24 Apr 2026 19:15 WIB
Penemuan artefak yoni di sawah Kediri/Foto: Istimewa
Kediri -

Sebuah benda diduga artefak berupa Batu Yoni ditemukan di area persawahan Dusun Babadan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Artefak yang sebelumnya dikira batu lumpang biasa itu, kini telah diamankan warga setelah diidentifikasi memiliki nilai sejarah.

Artefak tersebut ditemukan di lahan milik warga bernama Qomaruddin. Meski keberadaannya sudah lama diketahui, benda itu baru disadari sebagai peninggalan bersejarah setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak terkait sekitar tiga bulan lalu.

Ketua Lembaga Adat Desa Duwet, Candra David Pratama mengungkapkan, pemilik lahan semula tidak menyadari nilai historis benda tersebut. Batu itu lazim ditemukan di kawasan persawahan sehingga tidak menarik perhatian.

Penemuan artefak yoni di sawah Kediri Foto: Istimewa

"Awalnya dikira batu biasa. Setelah kami cek langsung di lokasi, bentuknya mengarah ke yoni, salah satu peninggalan budaya masa lampau. Karena itu, kami berinisiatif untuk mengamankannya," kata Candra, Jumat (24/4/2025).

Karena posisinya berada di tengah lahan pertanian yang ditanami jagung dan menghambat aktivitas bercocok tanam, warga bersama lembaga adat sepakat memindahkan artefak tersebut setelah masa panen selesai.

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong, melibatkan perangkat desa, kepala dusun, dan komunitas pemerhati sejarah setempat.

Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi artefak diketahui sudah tidak sempurna. Bagian pancuran air pada yoni dilaporkan telah patah, begitu pula bagian atasnya. Sejumlah fragmen yang hilang juga tidak ditemukan di sekitar lokasi.

Saat ini artefak disimpan sementara di rumah salah seorang warga, Mbah Sumali, yang sebelumnya juga menjadi tempat penyimpanan beberapa temuan serupa di wilayah tersebut.

Candra menyebut penemuan ini bukan yang pertama di Desa Duwet. Sebelumnya, setidaknya lima artefak lain telah ditemukan di kawasan yang sama, yang mengindikasikan adanya potensi situs sejarah yang belum sepenuhnya terungkap.

Melihat potensi itu, pihak desa berinisiatif mendorong pembangunan museum mini sebagai sarana edukasi sekaligus upaya pelestarian sejarah lokal. Rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.



Simak Video "Menggali Momen Berharga dengan Berfoto di Taman Dewi Cemara, Kediri"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork