Total 63 Santri Meninggal di Tragedi Ponpes Al Khoziny, Ini Identitasnya

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 16 Okt 2025 09:45 WIB
Pemakaman salah satu korban tragedi Ponpes Al Khoziny (Foto: Suparno/detikJatim)
Surabaya -

Proses identifikasi korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, akhirnya tuntas sepenuhnya. Tim DVI Polda Jawa Timur berhasil memastikan identitas seluruh 63 korban meninggal dunia. Berikut identitasnya!

"Tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap lima kantong jenazah yang terdiri dari lima jenazah dan lima kantong jenazah yang cocok atau match dengan lima nomor ante mortem," kata Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes dr M Khusnan Marzuki saat konfrensi pers di RS Bhayangkara, Rabu (15/10/2025).

Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi total 63 korban yang meninggal dari 67 kantong jenazah yang diterima.

"Dari data ante mortem yang melaporkan orang hilang yaitu 63 korban hilang dan sudah teridentifikasi seluruhnya sebanyak 63 orang. Jadi, semua kantong jenazah yang dikirimkan ke kami semuanya teridentifikasi," bebernya.

Khusnan menambahkan, kelima jenazah yang berhasil diidentifikasi itu melalui tes DNA, properti, dan medis.

Pertama, kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-024 teridentifikasi melalui DNA medis dan properti atau barang kepemilikan cocok dengan nomor AM 047 sebagai Sholihan (17), dengan alamat Dusun Konyek Alas Raja Blega, Bangkalan, Jawa Timur.

Kantong jenazah kedua dengan nomor PM RSB B-042 teridentifikasi melalui DNA, medis dan properti atau barang kepemilikan yang cocok dengan nomor AM 005 sebagai Raihan Rafa Aldiyansyah (14), dengan alamat Dusun Langgar, Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan.

Lalu, kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-044 teridentifikasi melalui DNA medis dan properti atau barang kepemilikan yang cocok dengan nomor AM 060 sebagai Fairuz Shirojuddin (16) dengan alamat Jalan Singajaya RT 001 RW 001 Singopadu Tulangan Sidoarjo Jawa Timur.

Keempat, kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-039 teridentifikasi melalui DNA dan medis cocok dengan nomor AM 017 sebagai Moch. Defa Sharifuddin (17), dengan alamat Dusun Kali Gede RT 001 RW 001 Ngadipiro Wilangan, Nganjuk.

Terakhir, kantong jenazah dengan nomor PM RSB B-038 teridentifikasi melalui medis dan properti atau barang kepemilikan cocok dengan nomor AM 013 sebagai Zaky (12), dengan alamat Planggaran Timur, Lepelle, Robatal Sampang.



Simak Video "Video: Komplotan Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polda Jatim, Beraksi di 16 TKP"


(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork