Ini Daftar Menu MBG yang Sebabkan Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan

Ini Daftar Menu MBG yang Sebabkan Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan

Suparno/Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 01 Sep 2026 22:13 WIB
Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Sidoarjo yang keracunan usai santap MBG mendapat parawatan medis
Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Sidoarjo yang keracunan usai santap MBG mendapat parawatan medis (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Sidoarjo -

Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026). Pihak SPPG membeberkan menu yang disantap para santri.

"Menu hari ini nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel," kata Serka Andik, pendamping SPPG di lokasi ponpes, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, makanan tersebut dikirim sekitar pukul 10.00 WIB. Biasanya, makanan dibagikan kepada para santri sekitar pukul 12.00 WIB. makanan yang dikirim diperkirakan mencapai sekitar 440 ompreng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian makanan dikonsumsi siang hari, sedangkan sebagian lainnya dimakan pada sore hari karena para santri masih mengikuti kegiatan pembelajaran. Gejala mulai muncul menjelang magrib.

ADVERTISEMENT

Sejumlah santri dilaporkan mengalami muntah-muntah sebelum waktu magrib. Setelah itu, ambulans mulai berdatangan ke lingkungan ponpes untuk mengevakuasi para santri ke rumah sakit.

"Biasanya selesai salat magrib ada kegiatan. Sebelum magrib sudah mulai ada yang muntah-muntah, kemudian setelah magrib ambulans berdatangan," ujarnya.

Menu MBG yang disantap ratusan santri Ponpes Manbaul Hikam hingga membuat keracunan massalMenu MBG yang disantap ratusan santri Ponpes Manbaul Hikam hingga membuat keracunan massal (Foto: Dok. Istimewa/SPPG Kalitengah Tanggulangin, Sidoarjo)

Senada, salah satu santriwati, Syaza (15) membenarkan menu yang dimakan adalah nasi putih dan telur orak-arik. Namun ia menyebut sayurnya yang terasa tidak biasa rasanya.

"Yang dimakan nasi putih, telur orak-arik, tempe kayak bali, gak pedes. Sayur gak habis, yang kecut dari sayurnya," tutur Syaza.

Data sementara, korban keracunan saat ini yang dihimpun telah mencapai 273 santri yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Diperkirakan korban akan terus bertambah.

Ratusan santri itu dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, RS Delta Surya, RS Siti Hajar, dan RS Pusura. Selanjutnya di RSU Aisyiyah, Siti Fatimah Tulangan dan RS Pusdik Bhayangkara.

Sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden tersebut diperkirakan terjadi usai para santri melangsungkan salat zuhur, kemudian saat waktu asar mengalami gejala. Dan sekitar magrib banyak yang telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Pantauan di lokasi, puluhan ambulans masih keluar-masuk dari ponpes dengan membawa santri yang mengalami gejala keracunan. Santri itu telah dibawa ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas setempat. Saat ini area ponpes tampak masih dijaga ketat oleh personel TNI.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads