Doa dan Nyala Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan di Semarang, Salatiga-Demak

Mukhammad Fadlil, Mochamad Saifudin, Ria Aldila Putri - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 23:13 WIB
Suporter gabungan di Demak berdoa bersama dan menyalakan lilin sebagai aksi solidaritas atas tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022) malam.
Suporter gabungan di Demak berdoa bersama dan menyalakan lilin sebagai aksi solidaritas atas tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022) malam. Foto: Mochamad Saifudin/detikJateng
Semarang -

Ratusan suporter PSIS di Kabupaten Semarang menggelar doa bersama untuk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (3/10) malam. Di aula Alun-Alun Bung Karno Semarang, mereka berdoa dan menyalakan lilin. Hal serupa juga dilakukan para suporter di Salatiga, Demak, dan Rembang.

Aksi solidaritas para suporter ini berlangsung khidmat meski hujan deras mengguyur kawasan Alun-alun Bung Karno. Tak hanya para suporter, doa bersama ini juga dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang.

"Ini acara spontan kami, ini solidaritas kita sebagai sesama supporter. Semangat buat Aremania," kata Puji Antoni, salah satu anggota Suporter PSIS Semarang Extreme atau Snex, Senin (3/10/2022) malam.


Aksi menyalakan ribuan lilin juga berlangsung di Lapangan Pancasila, Salatiga. Di sana, ribuan suporter yang tergabung dalam Aliansi Sepak Bola Salatiga juga berdoa bersama atas tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.

"Aksi ini diikuti suporter dari berbagai klub, ada dari Persija, Persib, PSS, ada PSIS Semarang. Semua suporter di Salatiga. Kami berpesan, sudahi rivalitas, kembalikan sepak bola yang ramah," kata Ketua Aliansi Sepak Bola Salatiga Ade.

Di Demak, ratusan suporter gabungan juga menyalakan lilin di Alun-alun Simpang Enam. Sejumlah supporter mendatangi Alun-alun sejak pukul 19.30 WIB. Acara sempat mundur karena hujan deras.
Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, para peserta aksi menyalakan lilin bersama pihak kepolisian yang mengamankan acara di Alun-alun Simpang Enam sisi depan Rutan Demak.

Sejumlah supoter juga menyanyikan lagu Salam Satu Jiwa, Kami Arema, dan Sampai Jumpa ciptaan Endang Soekamti. Acara berjalan sekitar satu jam.
"Kita solidaritas kemanusiaan. Sepakbola kan gak hanya hiburan saja, tetapi juga kemanusiaan," kata koordinator aksi dari Bocah Demak Mania (Bodemania), Didik Hamdani, Senin (3/10) malam.

Di Rembang, tahlilan dan doa bersama untuk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, digelar di Kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang, Senin (3/10) malam. Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro' juga menghadiri doa bersama tersebut.

Ada puluhan orang yang turut mengikuti aksi solidaritas ini. Mereka mayoritas simpatisan tim sepakbola Kota Garam, PSIR. "Doa bersama malam ini untuk para korban insiden di Stadion Kanjuruhan," kata Manajer PSIR Rembang, Susila Agus Prayetno.

Agus mengatakan, pihaknya juga akan mengelar kegiatan yang sama pada tujuh hari tragedi Kanjuruhan atau pada Jumat (7/10/2022) malam di Alun-alun Rembang. "Kami juga akan mengadakan lelang jersey serta penggalangan dana untuk membantu para korban," ujar Agus.



Simak Video "Duka Tragedi Kanjuruhan, Suporter PSIS Semarang Gelar Doa Bersama"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ahr)