Melihat Wajah Baru Tembok Jeron Beteng Keraton Jogja di Wijilan

Melihat Wajah Baru Tembok Jeron Beteng Keraton Jogja di Wijilan

Anggah - detikJateng
Rabu, 16 Nov 2022 10:56 WIB
Tembok Beteng Wetan Kraton Jogja di Jalan Kenekan dekat Plengkung Wijilan, Selasa (15/11/2022).
Tembok Jeron Beteng Wetan Kraton Jogja (Foto: Anggah/detikJateng)
Yogyakarta -

Tembok beteng Keraton Jogja yang berada di Jalan Kenekan sisi dalam atau jeron beteng kini sudah dipugar. Bangunan beteng ini tampak menyatu dengan Plengkung Tarunasura atau yang dikenal dengan Plengkung Wijilan.

Pantauan detikJateng, Selasa (15/11), area tembok beteng yang dipugar itu berada di Jalan Kenekan tepatnya di sisi utara Jalan Wijilan yang menjadi sentra gudeg.

Sepanjang Jalan Kenekan siang itu tampak sepi. Palang pembatas masih terpasang dari arah jalur utama karena adanya proses pengerjaan beautifikasi.


Bangunan tembok beteng itu tampak kokoh dan dicat dengan warna putih. Beberapa pekerja tampak sibuk merapikan rumput di sekitar tembok beteng Kraton Jogja itu.

Mantri Pamong Praja Kemantren (Camat) Kraton Sumargandi menyebut pemugaran tembok beteng Keraton Jogja itu merupakan bagian dari upaya pengembalian nilai historis Beteng Wetan. Apalagi tembok beteng Keraton Jogja atau baluwarti

"Karena itu diusulkan sebagai warisan budaya dunia bagaimana dari keraton atau pemda tentunya toh bisa mengelola atau bisa melestarikannya, begitu konsepnya termasuk itu beteng dan nama-nama jalan dikembalikan seperti dulu," ucap Sumargandi, saat temui di kantornya, Selasa (15/11/22).

"Kalau kami di kecamatan memahami demikian, jadi mengembalikan nilai historis itu karena semua kawasan itu mengandung filosofis semua," sambung dia.

Sebelum dipugar, kawasan tembok beteng Keraton itu dibangun rumah-rumah penduduk. Sumargandi menyebut proses relokasi penduduk yang mendiami kawasan tersebut berjalan lancar.

Tembok Beteng Wetan Kraton Jogja di Jalan Kenekan dekat Plengkung Wijilan, Selasa (15/11/2022).Tembok Beteng Wetan Kraton Jogja di Jalan Kenekan dekat Plengkung Wijilan, Selasa (15/11/2022). Foto: Anggah/detikJateng

"Proses relokasi tidak ada masalah terus disosialisasikan dan besaran tali asih yang diberikan ke warga dihitung semua dan disesuaikan oleh tim appraisal kemarin. Kegiatan warga di sana seperti apa ada warung atau bagaimana itu disesuaikan tim apprasial yang hitung," terang Sumargandi.

Sementara itu, salah seorang warga yang semula tinggal di Jalan Kenekan, Pardi menyebut proses relokasi berjalan lancar. Dia menyebut warga menyadari tentang status tanah tembok beteng Keraton Jogja itu.

Simak lebih lengkap di halaman berikutnya...



Simak Video "Kafe Tak Berizin di Babarsari Disegel, Sempat Terjadi Perlawanan"
[Gambas:Video 20detik]