Heboh Kabar Wali Murid SMAN 1 Wates Disekap gegara Tanya Jual Beli Seragam

Heboh Kabar Wali Murid SMAN 1 Wates Disekap gegara Tanya Jual Beli Seragam

Jalu Rahman Dewantara, Aditya Mardiastuti - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 16:55 WIB
SMA Negeri (SMAN) 1 Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (3/10/2022).
SMA Negeri (SMAN) 1 Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (3/10/2022). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJateng
Kulon Progo -

Heboh kabar adanya wali murid SMA Negeri (SMAN) 1 Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diduga disekap dan diintimidasi gegara bertanya soal jual beli seragam. Kasus itu dilaporkan ke Polda DIY.

Saat dimintai konfirmasi, Wadir Krimum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Jadi terkait dengan itu nanti kita coba dalami, sementara masih dalam proses penyelidikan. Nanti kalau sudah jelas kita akan rilis kembali terkait hal ini," kata Tri saat ditemui di Mapolda DIY, Sleman, Senin (3/10/2022).


Kabar adanya wali murid SMAN 1 Wates, Kulon Progo, diduga disekap dan diintimidasi gegara bertanya soal jual beli seragam itu juga menyulut reaksi para siswa SMAN 1 Wates.

Puluhan siswa SMAN 1 Wates menggelar aksi demo untuk menuntut kejelasan pihak sekolah terkait munculnya dugaan intimidasi terhadap wali murid yang mempertanyakan jual beli seragam itu.

"Aksi tadi pagi kita lakukan hanya untuk menanyakan pihak sekolah karena akhir-akhir ini beredar kasus di media elektronik yaitu adanya penyekapan dan lain-lain," ujar salah satu siswa SMAN 1 Wates kepada wartawan, Senin (3/10).

Siswa itu mengatakan aksi ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai tingkatan kelas di SMAN 1 Wates. Adapun aksi digelar di halaman parkir sekolah. Peserta aksi menyampaikan aspirasinya dengan membentangkan sejumlah kertas bertuliskan tuntutan mereka.

Aksi ini pun ditanggapi oleh pihak sekolah. Ia menuturkan setelah aksi selesai, perwakilan peserta dipanggil pihak sekolah untuk melakukan klarifikasi.

"Pihak terkait tadi memberikan klarifikasinya dan menjelaskan dari sudut pandang mereka. Untuk sementara kami bisa menerima penjelasan itu," ujarnya.

Adapun dalam penjelasan pihak sekolah disebutkan bahwa tidak pernah ada tindakan intimidasi kepada wali murid. "Dari pihak sekolah tidak ada kegiatan seperti itu," ucapnya.

Atas hal ini, ia berharap kasus yang sudah mencuat ke permukaan itu bisa segera menemui titik terang. Pihak-pihak terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi kepada masyarakat agar isu ini tidak menyebar luas.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pihak SMAN 1 Wates.



Simak Video "Bobol Konter Seluler di Kulon Progo, Pelaku Diburu Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/dil)