Polisi Ungkap Motif Penganiayaan di PA Karaoke Boyolali

Polisi Ungkap Motif Penganiayaan di PA Karaoke Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 24 Nov 2022 19:03 WIB
Polres Boyolali jumpa pers penangkapan dua orang tersangka penganiayaan di PA Karaoke, Kamis (24/11/2022).
Polres Boyolali jumpa pers penangkapan dua orang tersangka penganiayaan di PA Karaoke, Kamis (24/11/2022). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Polisi telah menangkap dua orang pelaku penganiayaan di PA Karaoke Boyolali yang videonya viral di media sosial. Polisi mengungkap motif kasus penganiayaan yang mengakibatkan sejumlah karyawan PA Karaoke terluka.

"Motifnya karena kedua pelaku ini kesal, tidak mendapatkan room karaoke di TKP PA Family Karaoke dikarenakan tidak ada ruangan karaoke yang kosong yang disampaikan oleh karyawan karaoke tersebut," ungkap Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin dalam pers rilis di kantornya, Kamis (24/11/2022).

Asep juga menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka ini datang ke PA Karaoke di Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali itu hanya berdua saja. Mereka marah dan melakukan penganiayaan kepada karyawan tempat hiburan malam itu karena tidak ada ruangan karaoke yang tersedia.


"Bentuk penganiayaannya keterangan dari saksi ada yang dipukul dengan tangan kosong, ada yang dipukul menggunakan helm," jelasnya.

Akibat kejadian itu, enam orang mengalami luka-luka. Dua di antaranya adalah perempuan yang merupakan karyawan bagian kasir.

Diberitakan sebelumnya, Polres Boyolali menangkap dua orang pelaku penganiayaan di PA Karaoke Boyolali yang videonya viral di media sosial. Kedua pelaku kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Keduanya kita amankan pada hari Rabu (23/11) pukul 21.30 WIB tanpa perlawanan," ujar Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin dalam pers rilis, Kamis (24/11).

Kedua tersangka yaitu inisial AB alias Ome (32) warga Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali dan SES alias Mbelo (25) warga Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain pecahan kursi plastik warna merah, pecahan gelas minum, pecahan tempat tisu, helm yang digunakan untuk memukul para korban serta partisi dari akrilik di meja kasir yang juga rusak. Selain itu juga diamankan pakaian yang dikenakan tersangka saat kejadian.



Simak Video "Sakit Hati Dibilang Pengangguran, Pria di Medan Tusuk Keponakan"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ahr)