Sadis! Warga Sukoharjo Bacok Tetangga gegara Tidurnya Terganggu

Sadis! Warga Sukoharjo Bacok Tetangga gegara Tidurnya Terganggu

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 15:46 WIB
Kapolsek Gatak AKP Tugiyo saat menunjukan barang bukti kaos, di Mapolsek Gatak, Rabu (28/9/2022).
Kapolsek Gatak AKP Tugiyo saat menunjukan barang bukti kaus korban pembacokan, di Mapolsek Gatak, Rabu (28/9/2022). Foto: dok. Polsek Gatak
Sukoharjo -

W alias Kembo (30) warga Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, kini menjadi buronan polisi. Dia merupakan pelaku penganiayaan dan pembacokan tetangganya berinisial ZPP (21).

Kapolsek Gatak AKP Tugiyo mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (25/9) sore. Pelaku diduga geram karena tidurnya terganggu dengan aktivitas korban.

"Selesai melakukan bongkar muatan pasir, korban pergi ke sebuah gazebo yang tak jauh dari rumahnya untuk mengambil motor," kata Tugiyo saat ditemui di Mapolsek Gatak, Rabu (28/9/2022).


Namun setibanya korban di TKP, ternyata sepeda motornya digunakan temannya. Korban kemudian menelepon temannya untuk diminta menjemput di gazebo tersebut.

Saat itu pelaku tengah tidur dan terbangun lalu langsung memukul korban menggunakan tangan kanan. Kemudian pelaku mengambil senjata tajam diduga pedang yang tadinya ditaruh di atas bambu di sudut gazebo tersebut.

Pedang tersebut lalu diayunkan ke arah tubuh korban, hingga mengenai pada bagian punggung korban. Korban pun menangkis ayunan pedang itu dan mengenai tangan hingga jari korban luka.

"Intinya pelaku merasa tidurnya terganggu," ujarnya.

Usai melukai korban, pelaku kembali melanjutkan tidurnya. Sedangkan korban diantar pulang oleh warga yang saat itu berada di sekitar lokasi kejadian.

Sesampainya di rumah, korban diantar ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu untuk mendapatkan penanganan medis. Atas kejadian itu, hingga kini korban belum bisa beraktivitas seperti semula.

"Korban mengalami luka robek di jari telunjuk tangan kiri dan luka gores di punggung sebanyak dua goresan, luka memar di pipi sebelah kanan, dada terasa nyeri," ucapnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa kaus oblong warna hitam yang digunakan korban. Sementara senjata tajam yang digunakan pelaku masih dicari.

Tugiyo menyebut pelaku sebelumnya juga pernah melakukan tindakan penganiayaan. Namun saat itu diselesaikan secara kekeluargaan dan pelaku berjanji tidak akan melakukan hal yang sama.

"Kami telah melakukan penyelidikan, tapi saat kita datangi ke rumahnya, pelaku tidak ada. Informasi dari warga saat ini melarikan diri," pungkasnya.



Simak Video "Polisi Dalami Motif Bripka Dirgantara Bawa Barbuk Bahan Petasan"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)